HUKUM
Barang bukti besi rel KA.(nti/pin)
11/10/2019 01:13:29
590

Polisi Amankan Tiga Pelaku Pencurian Besi Rel Kereta Api

Harianlampung.com - Tim Tekab 308 Polres Way Kanan bersama anggota Unit Reskrim Polsek Blambangan Umpu berhasil mengamankan tiga orang diduga pelaku curat di pinggir jalur rel kereta api  KM. 168 + 3  Kampung Gunung Sangkaran  Kecamatan Blambangan Umpu Kabupaten Kabupaten Way Kanan.

Pelaku bernama Iwan Nugroho (31) warga Kampung Sido Waras Kecamatan Bumi Ratu Nuban Kabupaten Lampung Tengah, Juliadi (33) dan Tomi Arpan (36) keduanya warga Kampung pedamaran Kecamatan Pedamaran Kabupaten Ogan Komiring Ilir Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

“Modus pelaku mengambil besi rel kereta api yang berada dipinggir rel sekitar 310  Batang Besi Rel Kereta Api yang telah terpotong berukuran panjang Kurang Lebih 2 meter - 2,5 meter dengan total berat 30 ton lalu diangkut menggunakan  kendaraan  2 unit Mobil Fuso Merk Hyno Warna Hijau,” kata Kasatreskrim Polres Waykanan AKP Devi Sujana

Menurutnya, kronologis penangkapannya pada hari Rabu 09 Oktober 2019 sekitar pukul 23.00 WIB, Tim tekab 308 Polres Way Kanan bersama anggota Reskrim Polsek Blambangan Umpu mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada tindak pidana pencurian di dekat jalur rel kereta api KM 168 + 3 Kampung Gunung Sangkaran Kecamatan Blambangan Umpu Kabupaten Way Kanan.

Petugas yang mendapatkan informasi melakukan penyelidikan, dengan menuju ke lokasi di pinggir rel  Kampung Gunung Sangkaran, sampai di TKP sekitar pukul 03.30 WIB bahwa benar ditemukan adanya tindak pidana pencurian besi rel kereta api,  sehingga oleh petugas gabungan, terhadap 3 orang yang diduga melakukan pencurian lansung diamankan, tanpa ada perlawanan.

Kini pelaku berserta barang bukti berupa tiga unit Hp, dua unit Mobil jenis Fuso Merk Hyno warna hijau dengan No.pol BG 8723 KB dan BE 84 77 YC dan 310 batang besi Rel Kereta Api berukuran dengan Panjang kurang lebih 2 meter sampai  2,5 meter dengan total berat 30 ton, dibawa menuju ke Polres Way Kanan untuk di lakukan pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut.

Atas perbuatannya, pelaku melanggar pasal 363 KUHP tentang pencurian dan pemberatan dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal tujuh tahun penjara.
(nti/her)