GAGASAN
Haslida Amin dan Joko Widodo. (iqbal/polindonetwork)
14/2/2016 11:05:48
2261

Lampung yang "Istimewa"

Harianlampung.com - Provinsi Lampung kini menjadi daerah istimewa. Bukan status otonominya seperti Aceh atau Yogyakarta. Tetapi istimewa bagi pemerintah pusat, khususnya Presiden Joko Widodo.

Baru sekitar satu setengah tahun menjadi RI-1, Joko Widodo sudah lima kali berkunjung ke Lampung. Istimewa, karena daerah ini menjadi favorit atau bahkan paling sering dikunjungi presiden.

Yang membuat kujungan presiden ke Lampung, juga istimewa karena terkait dengan proyek berskala besar atau megaproyek bernilai triliunan rupiah. Khususnya mega proyek jalan tol trans Sumatera (JTTS).

Mega proyek yang pembangunannya diresmikan presiden pada Kamis, 30 April 2015 ini, ditargetkan selesai dalam tiga tahun. Istimewa, karena akan menjadi proyek pembangunan tol tercepat di Indonesia.

Istimewa, pelaksanaan pembangunan jalan tol Bakauheni, Lampung Selatan sampai Terbanggibesar, Lampung Tengah, sepanjang sekitar 140 kilometer ini, mengejutkan presiden. Saat ke Sababbalau pada Kamis (11/2), Joko Widodo mengaku kaget dengan proges pembangunan jalan tol ini yang konstruksi-cornya sudah mencapai 7,8 kilometer.

Presiden boleh jadi juga akan kaget saat mengetahui progres pembangunan jalan tol Sumatera di Lampung itu istimewa karena baru terlaksana di kawasan milik perusahaan perkebunan negara, PT PN VII. Juga, kaget dengan proses pembebasan lahan untuk JTTS ruas Bakauheni-Natar ternyata yang kelar baru sepanjang 13,9 kilometer.



Wawanara eksklusif Presiden Joko Widodo dengan presenter media asing BloombergTV Haslinda Amin di Jalan Tol Trans Sumatera ruas Sabahbalau, Jatiagung, Lampung Selatan, Kamis (11/2). (kompas.com)

Dalam kunjungan kelima presiden ke Lampung pada hari Kamis, 11 Februari 2016, yang istimewa mungkin bukan soal dilakukan mendadak karena pejabat memang biasa melakukan sidak. Tetapi presiden tidak mengajak wartawan Istana. Satu-satunya jurnalis yang menyertai kunjungan kali ini dari Bloomberg TV, media massa dari Amerika Serikat.

Wartawan media asing itu tidak hanya terus menempel dan mewancarai presiden mulai dari kunjungannya di Gudang Lelang, Bandarlampung. Tetapi juga melakukan sesi wawancara ekslusif di Sabahbalau.

Ruas jalan tol Sumatera di areal bekas lahan PTPN VII itu disulap menjadi studio luar ruang. Sebuah panggung kecil berukuran 3 meter x 2 meter dengan tinggi sekitar 20 sentimeter menjadi tempat Presiden Joko Widodo dan presenter Bloomberg, Haslida Amin, melakukan wawancara. Lengkap dengan tiga buah kamera di berbagai sisi untuk merekam wawancara itu.

Acara itu istimewa karena boleh jadi ini peristiwa pertama dan satu-satunya seorang presiden dalam kunjungan kerja dan dilakukan mendadak, melayani wawancara media.

Bagi Lampung khususnya Sabahbalau akan tercatat dan bakal mendunia karena menjadi tempat wawancara eksklusif presiden dengan media asing.

Tentu, masih banyak istimewa yang ironi dari Provinsi Lampung dan Presiden Joko Widodo dengan megaproyeknya.

Yang teristimewa, tentu, sambutan riang gembira masyarakat Lampung, khususnya yang tinggal di ibu kota provinsi, selama beberapa waktu presiden berada di Lampung, listrik tidak sedetik pun padam!

Meski kegembiraan itu dalam beberapa saat akan berubah menjadi sumpah serapah kepada PLN karena listrik kembali biarpet!

muhammad furqon