HUKUM
Febry Hendry (iqbal/harlam)
13/12/2014 19:43:59
6099

Lampung Peringkat 9 Korupsi Pendidikan

Harianlampung.com - Febry Hendry, Koodinator Divisi Pelayanan Publik Indonesian Corruption Watch (ICW) menyatakan, saat ini Provinsi Lampung menempati posisi ke 9 dalam kasus korupsi pendidikan di Indonesia.

"Data tersebut kami peroleh dari survei ICW tahun berjalan, dari kuantitas kasus korupsi di bidang pendidikan, saat ini Lampung berada di peringkat 9 nasional," kata Febry Forum Refleksi Kinerja Layanan Pendidikan yang berlangsung di Begadang Resto, Bandarlampung, Sabtu (13/12).

Proses pengadaan barang, ungkap Febry  adalah celah paling rawan terjadinya tindak pidana delam program pendidikan."Saat ini, item pengadaan barang mendominasi daftar kami dalam kasus korupsi  program pendidkan". Namun ia engan merinci jumlah pasti dari kasus korupsi pendidikan di Lampung saat ini.

Ia mencontohkan, temuan di lapangan terjadi mark up dalam pengadaan buku di unit kerja Kementerian Pendidikan Nasional. "Temuan kami di lapangan, ada mark up buku yang harganya Rp15 ribu, tapi dijual sampai Rp50 ribu oleh oknum guru di sebuah sekolah," jelasnya.

Ia menyatakan data tersebut baru sebagian kecil dari data yang ditemukan ICW. "Ini hanya puncak gunung es, dari keseluruhan kasus yang ada," tegasnya.

Karena itu, lanjut Febry, ICW mendukung penuh niatan Yayasan Satu Karsa Karya (YSKK) untuk menuntaskan kasus-kasus korupsi pendidikan di tanah air. Rencananya dalam waktu dekat ICW dan  YSKK akan menemui Inspektorat Jenderal (Irjen) Kemendiknas, Haryono Umar.

"ICW dan YSKK akan meminta Irjen Kemendiknas  mengaudit seluruh realisasi penggunaan anggran pendidikan  tahun anggaran  2013 dan 2014," terangnya.
(iqbal/mnz/mf)