HUKUM
Ilustrasi (ferly/harlam)
15/12/2014 19:19:11
4014

Ditangkap, 4 Tersangka Penyerang Polsek Padangratu

Harianlampung.com - Setelah sekitar lima bulan, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lampung Tengah akhirnya berhasil menangkap empat tersangka penyerang Polsek Padangratu, Lamteng. Sedangkan 10 tersangka lainnya masih buron.

Kepala Satuan Reskrim Polres Lampung Tengah, AKP Harto Agung Cahyono, Senin (15/12), mengatakan pada Juli 2014 Mapolsek Padangratu diserang massa yang diduga berasal dari Kampung Kuripan dan sekitarnya.

Penyerangan itu, kata Harto, mengakibatkan seorang polisi yang berjaga di Polsek tersebut menjadi korban, tertusuk senjata tajam penyerang. Selain itu, anggota polisi lainnya yang juga berjaga, mendapat ancaman dari massa yang memaksa pembebasan seorang tahanan kasus pencurian.

Menurut Kasatreskrim, ada sejumlah nama yang telah diidentifikasi sebagai provokator dalam penyerangan itu. "Mereka yang masuk dalam daftar buruan, ada 10 orang lebih. Kami juga sedang mendalami dari empat tersangka tertangkap," jelasnya.

AKP Harto Agung menjelaskan, di antara tersangka yang tertangkap, satu di antaranya diduga sebagai pelaku pengejaran dan mengancam polisi menggunakan celurit. Para tersangka diancam dengan pasal berlapis. Yakni  Pasal 170 ayat 2 dan Pasal 196 KUHP dengan ancaman sembilan dan enam tahun penjara.

Harto mengimbau para pelaku penyerangan yang lain segera menyerahkan diri. Akan ada perlakuan berbeda bagi yang kooperatif dan menyerah. "Jika tidak menyerah, polisi akan terus memburu mereka," ujarnya.

Harto Agung juga menegaskan, penegakan hukum di wilayah-wilayah terdalam di Kabupaten Lampung Tengah akan terus ditingkatkan. Polisi tak akan memandang dari kalangan mana, siapapun pelaku kejahatan akan ditindak sesuai prosedur dan aturan hukum yang berlaku.

Di antara empat tersangka yang ditangkap, terdapat kakak beradik SR (15) dan NA (16) SD (30) AS. Para tersangka mengaku penyerangan bermula dari peristiwa pelaku pencurian sawit yang dilakukan Jo (earga Bumiaji) dan Ar (warga Kuripan) yang ditangkap oleh polsek Padangratu. Kemudian, warga Kuripan,Padangratu ini langsung menyerang Polsek dan mengancam polisi yang bertugas. 
(ferly/mf)