HUKUM
Ilustrasi (harlam/dok)
16/12/2014 08:48:23
5927

Tersangka Serang Polsek Karena Diancam

Harianlampung.com - AS (38), satu dari empat warga Kampung Kuripan, Padangratu, Lampung Tengah yang menjadi tersangka penyerang Polsek Padangratu, mengaku ikut menyerang karena takut diancam warga lainya.

Kepada awak media, AS mengatakan ia bersama rekan lainya menyesal telah melakukan penyerangan terhadap kantor Kepolisian Sektor (Polsek) Padangratu pada Juli 2014 lalu.

Ia bercerita,peristiwa penyerangan polsek bermula dari pelaku pencurian sawit yang dilakukan Jon (warga Bumiaji) dan Ar (warga Kuripan) kepergok petugas penjaga perkebunan. Keduanya, kata AS langsung ditangkap dan diserahkan ke Polsek Padangratu.  

“Penyerangan Polsek awalnya dua orang sedang mencuri sawit diperkebunan. Mereka dipergoki dan ditangkap petugas kemudian dibawa ke Polsek,” ujar AS di Mapolres Lamteng, Senin (15/12/2014).

Selanjutnya, ia bersama rekanya lainya takut dan ikut menyerang polsek. Ia dan temannya diancam oleh  Ar dan warga lain. Jika tidak ikut menyerang Polsek Padangratu, nanti tidak akan dibantu jika ada masalah.

"Saya takut, jadi ikut nyerang saja. Seperti ada semacam perjanjian di antara mereka. Kami jadi serba salah dan akhirnya ikut meramaikan," kata AS.

Dia menambahkan, massa yang menyerang berjumlah 30 orang, dari beberapa kampung. Saat ini yang tertangkap baru empat orang.

"Dedengkot-dedengkot atau provokatornya belum ada. Seperti Us, Su, Ha, termasuk Ar dan Jo sepertinya sudah lari ke luar daerah," kata AS.

AS mengaku menyesal. Ia dan anak istrinya terkena imbas dari penyerangan itu. Menurut dia,  demi anak dan istrinya, ia siap membantu polisi dengan memberikan keterangan yang diperlukan.

"Tiga anak perempuan dan istri saya entah makan apa. Saya akan memberikan semua informasi yang saya tahu. Biarkan mereka semua, bahkan termasuk Ha, adik saya, kalau bersalah harus menanggung akibatnya," kata dia.

Sementara AS merupakan satu dari empat tersangka yang sudah ditetapkan tersangka oleh Polres Lampung Tengah atas tindakan penyerangan ke Polsek Padangratu pada Juli 2014 lalu. Kini keempat tersangka sudah diamankan di Mapolres Lampung Tengah. 
(achnuzir ferly/mf)