HUKUM
Masjid Jami Al-Anwar (harlam/dok)
10/1/2015 22:14:36
13218

Warga Mosi Tak Percaya Pengurus Masjid Tertua di Bandarlampung

Harianlampung.com - Pengurus masjid tertua di Bandarlampung, Masjid Jami Al-Anwar mendapat mosi tidak percaya dari warga dan pengurus musala sekitar masjid. Pengurus tersebut dinilai tidak mampu mengelola, apalagi berjiwa kepemimpinan, akibatnya, banyak kegiatan masjid tidak berjalan. 

Sekitar 400 perwakilan warga dan pengurus musala itu akhirnya mengadakan rapat, Sabtu (10/1) dan memilih dr. H Dika Oriputra menggantikan Nasir Wahab sebagai Ketua Yayasan Masjid Jami Al-Anwar Bandarlampung.

Masjid tersebut terletak di Jalan Malahayati, Telukbetung Selatan, Bandarlampung. Di bangun sekitar tahun 1800-an, atau diperkirakan masjid yang pertama berdiri di daerah ini.

"Ketua yayasan dinilai tidak mampu lagi menjalankan misi, meski sebenarnya tidak ada yang salah dengan pribadinya. Sangat disayangkan jika ini dibiarkan terus karena masjid tertua ini mempunyai banyak program yang harus diwujudkan untuk warganya," kata ketua yayasan terpilih Dika Oriputra.

Perwakilan warga dan pengurus musala yang berada di sekitar masjid itu menyetuji ketua yayasan lama diganti. 

Menurut Dika, kekecewaan warga setempat memuncak setelah melihat hasil bantuan rehabilitasi dari Pemerintan Provinsi Lampung senilai Rp450 juta. Anggaran itu tidak tepat sasaran, hasil proyek tidak sesuai bestek, dan banyak kejanggalan lainnya. 

"Ini yang jadi puncak ketidakpercayaan terhadap ketua yayasan, sebelumnya memang sudah banyak, tapi hanya dipendam warga. Kami berharap pergantian pengurus yayasan bisa membawa perubahan lebih baik," tambah Ketua Forum Penyelamat Masjid Al Anwar H. Irfandi Hasan.
(rizki/mf)