HUKUM
Ilustrasi (polindonetwork/dok)
21/12/2015 19:44:50
742

BPBD Temukan Pelajar Tenggelam di Karangputih

Harianlampung.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanggamus, Senin (21/12), menemukan jasad Ikhsan (19), pelajar yang sehari sebelumnya tenggelam di Pantai Karangputih, Pekon Putihdoh, Kecamatan Cukuhbalak.

Kepala BPBD Tanggamus Burdani mengatakan, Ikhsan yang beralamat di Pekon Gunungsari, Kecamatan Kedondong, Kabupaten Pesawaran, berhasil ditemukan 100 meter ke arah selatan dari titik lokasi hilangnya.

"Korban ditemukan di dasar laut kedalaman empat meter. Jasadnya terjepit di batu karang, sehingga diperkirakan semula korban terseret arus, kemudian terjepit di antara celah batu karang tersebut," beber Burdani, Senin (21/12).

Jasad pelajar tersebut ditemukan Senin (21/12) sekitar pukul 12.05 WIB dalam kondisi sudah meninggal dunia. Sementara korban lainnya, yakni Calhanju (19), belum dapat ditemukan.

Burdani menjelaskan, akibat terjepit itulah korban tidak bisa muncul ke permukaan laut, sehingga korban cepat ditemukan, meski untuk evakuasinya tim pencari harus menyelam pada kedalaman empat meter.

"Jasad langsung dievakuasi, lalu tim Puskesmas Putihdoh bersama keluarganya membawa ke rumahnya untuk dimakamkan. Jadi jasad ditemukan satu hari satu malam setelah tenggelam," ujar Burdani. Sedangkan untuk korban lainnya, ia menyatakan masih melakukan pencarian bersama tim Basarnas Lampung serta Taruna Tanggap Bencana (Tagana).

Sebelumnya, Dua pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SKM) YPT Pringsewu, dikabarkan hilang di Pantai Karangputih, Pekon (desa) Putihdoh, Kecamatan Cukuhbalak, Kabupaten Tanggamus.

Sejak Minggu (20/12) pagi hingga sore, Tim Tagana, Basarnas Lampung, BPBD Tanggamus dibantu warga terus berupaya keras mencari dua korban hilang yang diduga terseret ombak tersebut.

Ke dua korban hilang, yakni Cahlanju (19) dan Ikhsan (19). Cahlanju merupakan warga Pekon Wargomulyo, Kecamatan Pardasuka, Kabupaten Pringsewu. Sedangkan Ikhsan adalah warga Gunungsari, Kecamatan Kedondong, Kabupaten Pesawaran.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Bandarlampungnews, sekitar pukul 8.30.WIb ke dua pelajar nahas tersebut mandi di Pantai Karangputih bersama dua pelajar lainnya, Okta (19) dan Ali Pahrudin (19). Namun sampai pukul 09.00 WIB lebih, Cahlanju dan Ikhsan tak kunjung terlihat. Sedangkan Okta (19) dan Ali Pahrudin. selamat.

Kepala BPBD Tanggamus Burdani membenarkan, kedua korban hilang merupakan pelajar SMK YPT Pringsewu. Pihaknya menerima laporan peristiwa itu sekitar pukul 10.00 WIB dari aparat Pekon Putihdoh.

“Mendapat informasi tersebut kita langsung koordinasi dengan Badan SAR Nasional (Basarnas) Lampung melakukan pencarian di lokasi korban tenggelam. Sesuai prosedur, pencarian akan kami lakukan selama tujuh hari. Mudah-mudahan, bisa ditemukan secepatnya,“ kata Burdani pada harianlampung.com.

Terpisah Kepala Pekon Putihdoh Sargono menerangkan, kedua korban sebenarnya datang ke Pantai Karangputih bersama lima belas rekannya. Rombongan pelajar itu sudah  tiba di lokasi pantai sejak Sabtu (19/12) sekitar pukul 19.00 WIB.

"Mereka tidak melapor ke aparat pekon. Kami baru mengetahui ada anak tenggelam di pantai, setelah mendapat laporan dari salah seorang rekan korban,“ terangnya.
(jal/aw)