HUKUM
Narkoba jenis ganja
28/10/2014 11:58:29
14599

Kasus Ganja 30 Kg, Hartanti Dituntut 18 Tahun Penjara

Harianlampung.com - Terdakwa kasus narkoba, Hartanti (32,) warga Negara Ratu, Natar, Lampung Selatan, dituntut hukumnan 18 tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsider enam bulan kurungan. 

Jaksa Penuntut Umum Lilik Septriyana, dalam sidang di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Senin (27/10), menilai terdakwa melanggar Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 UU No.35/2009 karena menjadi bandar narkotika dengan bukti berupa ganja seberat 30 kg.

"Saya meminta hukuman yang seringan-ringannya karena saya tidak mengetahui ganja tersebut," ujar terdakwa usai mendengar tuntutan jaksa di hadapan Majelis Hakim yang dipimpin Mulyanto.

Jaksa menceritakan kronologi kasus yang menimpa Hartanti. Pada Mesi 2014, sekitar pukul 15.30, aparat kepolisian menangkap saksi Sukamto di pinggir jalan lintas Sumatera, di dekat perkebunan sawit Desa Pemanggilan Natar. Saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan satu paket besar ganja. 

Sukamto menjelaskan, ganja tersebut diperoleh dari Sutiono (DPO), suami terdakwa Hartanti. Kemudian pemeriksaan dilanjutkan di rumah terdakwa. Dari kamar terdakwa, aprat menemukan ganja sebesar 30 kg. Terdakwa pun akhirnya ditangkap, sementara suaminya masih buron hingga kini.

Menurut Jaksa, terdakwa sering disuruh suaminya menyerahkan ganja kepada para pelanggannya.

Yang memberatkan hukuman terdakwa, menureut Jaksa, terdakwa tidak mengindahkan program pemerintah dalam pemberantasan narkotika. Yang meringankan, terdakwa bersikap sopan dalam persidanga dan terdakwa belum pernah dihukum.
(pri/mf/nad)