HUKUM
Refly Harun (harlam/dok)
01/2/2015 20:35:57
1946

Praperadilan BG Dikabulkan, Dampak Buruk Bagi KPK

Harianlampung.com - Bila besok, Senin 2 Februari 2015, Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) mengabulkan gugatan praperadilan Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi Budi Gunawan (BG) bisa berdampak buruk pada eksistensi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Bahkan akan jadi lonceng kematian KPK.

Demikian diungkapkan Pengamat Hukum Tata Negara, Refly Harun kepada wartawan usai diskusi di Warung Daun, Jakarta, Minggu (01/02). " Apalagi bila pengadilan mengabulkan gugatan atas penetapan Komisarin Jenderal polisi itu sebagai tersangka. Ini akan jadi lonceng kematian KPK,” kata  Refly Harun.

Kata Refly, akan aneh bila penetapan status tersangka bisa digugat melalui praperadilan. Bila penetapan tersangka bisa dipraperadilankan, akan banyak pihak yang menyerang KPK.

“Sudahlah, kasus Budi Gunawan ini teruskan saja ke pengadilan. Sebab penetapan tersangka merupakan kewenangan penuh KPK. Sedangkan pembuktian perkara dan penilaian materi yang dituduhkan menjadi wilayah pengadilan," tegas Rafly.

Dalam pandangan Refly, materi yang bisa digugat melalui sidang praperadilan, seharusnya yang berkaitan dengan prosedur penangkapan dan penahanan. Sebab materi yang menyebabkan seseorang menjadi tersangka merupakan bagian dari proses penyidikan dan persidangan.
(pin/ftu/dir)