HUKUM
Djoko Prihartanto. (pin/dok)
09/11/2016 16:54:38
250

Kembali Diperiksa, Harta Djoko Habis untuk Jaminan

Harianlampung.com - Harta milik Djoko Prihartanto, pengepul fee proyek di lingkungan Pemerintah Daerah Provinsi Lampung, ludes, dan pindah tangan. Harta Djoko disebut untuk pengganti uang setoran sebagian rekanan, penyetor fee proyek Rp14 miliar.

"Ya, harta Djoko Prihartanto sudah pindah tangan ke rekanan sebagai ganti rugi uang setoran. Dua rumah Djoko Prihartanto di Perumahan Bumi Asri dan Morotai telah pindah tagan ke rekanan,” kata Kuasa hukum Djoko, Ricki Subarka di Markas Polda Lampung.

Menurutnya, permasalahan harta kliennya yang berpindah tangan ke rekanan terjadi sebelum carut marutnya laporan tentang fee proyek bernilai Rp 14 miliar. Kini jika ke Lampung kliennya harus menginap dirumah orang lain, karena rumahnya sudah tidak ada lagi.

“Selain rumah ada kendaraan berupa mobil, harta yang diserahkan seluruhnya diperkirakan bernilai Rp5 miliar, telah diserahkan kepada rekanan. Bisa dikatakan klien saya sudah dimiskinkan sebelum melaporkan kasus dugaan fee proyek,” katanya.

Sementara Djoko Prihartanto pelapor kasus dugaan fee proyek bernilai 14 miliar, kembali datang ke Polda Lampung menjalani pemeriksaan di Polda Lampung. Djoko diperiks sebagai saksi pelapor untuk melengkapi berkas tersangka  Farizal Badri Zaini, di ruang Subdit II Kriminal Umum Poda Lampung, Rabu (9/11).

Direktur Kriminal Polda Lampung, Kombes Pol. Zarialdi membenarkan, bahwa Djoko Prihartanto sedang menjalani pemeriksaan di ruang penyidik Subdit II Krimum Polda Lampung. “Ya, saat ini Djoko sedang menjalani pemeriksaan lanjutan. Kapasitasnya sebagai saksi pelapor melengkapi berkas perkara Farizal Badri Zaini tersangka kasus dugaan fee proyek bernilai Rp 14 miliar,”kata Zarialdi, pada Rabu (9/11) sore.

Terkait rekanan bernama Franstanada yang melaporkan Djoko Prihartanto tentang setoran uang sebesar Rp500 juta, Zarialdi menjelaskan, untuk sementara waktu pihaknya belum bisa memberikan keterangan terhadap kasus tersebut.

Saat ini, pihaknya sedang fokus melengkapi berkas tersangka Farizal Badri Zaini.  “Djoko Prihartanto di periksa masih sebagai saksi pelapor untuk melengkapi berkas perkara Farizal Badri Zaini yang telah tahap I, bukannya sebagai terlapor,” katanya.
(rob/jun)