HUKUM
Badrodin Haiti (harlam/dok)
12/3/2015 12:38:44
909

Polri Tunda Proses Hukum Kasus Samad dan BW

Harianlampung.com - Wakapolri Komjen Badrodin Haiti mengakui, ada penundaan pemeriksaan terhadap Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nonaktif Abraham Samad dan Wakil Ketua KPK nonaktif Bambang Widjojanto (BW) di Kepolisian. Meski demikian, ia membantah kasus tersebut dihentikan penyidikannya.

“Bukan dihentikan. Hanya ditunda sampai ini situasi benar-benar kondusif," ujar Badrodin kepada pers, Rabu (11/03) kemarin.

Pernyataan Badrodin tersebut menanggapi sikap BW yang menolak untuk diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan pengarahan saksi di Mahkamah Konstitusi (MK) di Bareskrim, kemarin.

BW datang memenuhi panggilan Bareskrim, namun menolak diperiksa dengan adalah adanya surat dari pimpinan KPK dan Wakapolri terkait kasusnya.

BW membawa selembar surat yang ditulis oleh Ketua sementara KPK Taufiequrachman Ruki pada 9 Maret 2015 itu yalng isinya meminta Polri menghentikan pemeriksaan pimpinan nonaktif sekaligus pegawai KPK. Permintaan itu merujuk 2 hal, yakni perintah Presiden Joko Widodo untuk menyetop kriminalisasi dan kesepakatan hasil pertemuan antara pimpinan KPK, Wakapolri dan Jaksa Agung, beberapa waktu lalu.

Badrodin mengatakan, pertemuan antara dirinya, para pimpinan KPK dan Jaksa Agung, beberapa waktu yang lalu, menghasilkan kesimpulan untuk menunda 1 2 bulan pemeriksaan BW dan Samad di kepolisian.

Ditambahkan Badrodin, penundaan tersebut sembari menunggu situasi cooling down dalam institusi KPK dan Polri.  Badrodin yakin bahwa BW tidak menginterpretasikan keputusan itu sebagai kebijakan menghentikan perkara hukumnya.

Sementara itu,  Kabareskrim Komjen Budi Waseso mengatakan, penyidik terus melengkapi berkas kasus Samad dan BW. Ia memastikan kasus tersebut ditunda, bukan dihentikan.

“Gini, kita melengkapi berkas itu sendiri. Penundaan bukan dihentikan. Kita melengkapi berkas, mungkin ada saksi lain, bukti lain," ujar Budi kepada pers di Mabes Polri, Kamis (12/03).
(pin/eh)