HUKUM
AKBP Hengky
28/11/2014 10:37:09
4800

Polres Lamsel Amankan Tujuh Tersangka

Harianlampung.com - Jajaran Kepolisian Resort Lampung Selatan berhasil mengamankan tujuh tersangka kasus pencurian dan kekerasan di berbagai tempat di wilayah hukum Polres Lamsel.

Kapolres Lampung Selatan AKBP Hengky mengatakan, para pelaku tersebut melakukan aksinya dengan modus operasi berbeda. Ada yang masuk langsung ke toko waralaba dan menodongkan senjata tajam atau senjata api, ada juga yang mendobrak rumah warga dan menganiaya korbannya.

Para pelaku dikenakan pasal 365 ayat 1 tentang aksi pencurian dengan kekerasan, dan dapat diancam dengan hukuman 12 tahun penjara.  Tersangka yang melakukan aksinya lebih dari satu  kali, hukumannya bisa lebih berat. "Semua tergantung keputusan pengadilan," katanya saat ekspose di Mapolres Lamsel, Kamis (27/11).

Mantan Kapolres Metro, Provinsi Lampung, hingga saat ini, pihaknya juga masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang belum tertangkap.

Ia juga mengakui, telah melakukan berbagai upaya guna menekan angka kejahatan yang ada di wilayah hukum Polres Lamsel. Melakukan tindak preventif seperti himbauan kepada masyarakat, razia setiap malam, dan rutin melakukan patroli pada titik-titik rawan kejahatan.

Hengky menghimbau pengelola perusahaan waralaba yang ada di Lampung Selatan dan Pesawaran, untuk dapat meningkatkan keamanan serta kewaspadaannya, guna mengurangi aksi tindakan kriminal.

"Kami menghimbau agar toko waralaba yang ada di wilayah hukum Polres Lamsel untuk selalu waspada, paling tidak meningkatkannya seperti adanya Satpam serta kamera pengawas CCTV," himbaunya.

Sementara itu, tersangka Ingat alias AAK (29), warga Desa Sindang Anom, Kecamatan Sekampung Udik, Kabupaten Lampung Timur, mengaku melakukan aksi kejahatan karena tuntutan kebutuhan ekonominya. "Untuk menutupi kebutuhan sehari-hari, jadi saya terpaksa melakukan perampokan," katanya.

Ketujuh tersangka yang ditangkap adalah Kasman, Syafani, Dimas, Ifan Syahreza, Rizki Syahputra, ingat alias AAK. Sementara itu para masih ada 5 orang tersangka lain yang masih menjadi buronan polisi adalah Dedi (27) warga Desa P. Simpang, Kecamatan Tanjung Bintang, Kab. Lamsel, Eko (28) warga Desa Sindang Anom, Kec. Sekampung Udik, Kab. Lamtim, Deni (27) warga Desa P. Simpang, Kecamatan Tanjung Bintang, Kab. Lamsel, Cemong (28) warga Belitang OKU, Palembang, serta Bebek (30) warga desa Sidodadi Asri, Kec. Jati Agung, Kab. Lamsel.
(pra/mf/bln)