HUKUM
Ilustrasi (harlam/dok)
08/12/2014 10:06:47
2355

Satu Lagi, Provokator Kerusuhan Ditangkap di Wayjepara

Harianlampung.com - Aparat kepolisian kembali berhasil menangkap satu pelaku yang menjadi provokator kerusuhan antarwarga Kampung Tanjung Harapan, Kecamatan Anak Tuha, Kabupaten Lampung Tengah. Total pelaku yang berhasil di tangkap ada 3 orang.

Sebelumnya, Kepolisian Resor (Polres) Malang, Jawa Timur berhasil menagkap Rusdi (54), warga Desa Pakel, Kecamatan Kesamben, dan Edi Supriyanto (42), warga Desa Wlingi, Kecamatan Wlingi. Keduanya diduga merupakan otak pelaku kerusuhan.

Kini, Polda Lampung menangkap rekan Rusdi dan Edi, yang bernama Wagino.  Dia ditangkap di daerah Wayjepara, Lampung Timur. Wagino juga diduga ikut terlibat membunuh dua pemuda yang menyebabkan pecahnya bentrok antarwarga.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Lampung, Komisaris Besar Purwo Cahyoko mengatakan pihaknya sudah menangkap satu lagi tersangka pembunuhan yang memicu bentrok di Anaktuha, Lampung Tengah.

 "Wagino salah satu eksekutor yang membunuh Ang dan Ku. Pembunuhan inilah yang memicu bentrokan di Lampung Tengah," ujar dia kepada wartawan, Minggu (7/12) malam.

Purwo mengutarakan, masih ada satu tersangka yang belum tertangkap. Tersangka yang masih buron ini perannya ikut membantu tiga tersangka membawa mayat korban pembunuhan.

“Kita terus memburu pelaku, untuk mengungkap motif kerusuhan di Lampung Tegah,” ujarnya.

Dijelaskan Purwo, bentrokan tersebut dipicu kasus pembunuhan terhadap dua korban Angga dan Kurnia, oleh Rusdi,  Edi, dan Wagino.

"Tiga tersangka mengeroyok korban memakai senjata tajam dan balok. Ada luka sabetan senjata tajam di tubuh korban," ungkapnya.

 Usai dibunuh, kata Purwo, tiga tersangka memanggil temannya berinisial Su. Mereka berempat lalu memasukkan tubuh Angga dan Kurnia ke dalam karung. Empat tersangka menggotong mayat dua korban sejauh dua kilometer dari lokasi pembunuhan.

"Setelah berjalan dua kilometer, empat tersangka memasukkan dua mayat itu ke dalam rawa lalu pergi," ujarnya.
(bayu/mf)