HUKUM
Lintingan ganja (ilustrasi/harlam)
08/12/2014 21:40:02
5960

Polisi Tangkap 4 Pemuda Pesta Ganja di Pringsewu

Harianlampung.com - Jajaran Polisi Sektor (Polsek) Pringsewu bekerja-sama dengan pihak Polres Tanggamus, pada Minggu (7/12) malam, menggrebek dua rumah kontrakan di Kecamatan Pringsewu yang diduga digunakan oleh empat pemuda untuk berpesta ganja.

Keempat pemuda yang kini ditahan polisi, Fre (22) dan Rah (22) warga Kelurahan Pringsewu Barat, Kecamatan Pringsewu. Kemudian Faj (23) warga Desa Bumiraharjo, Kecamatan Nuban, Kabupaten Lampung Tengah, dan Ap (22) warga Desa Saribandung, Kecamatan Abung Tengah, Kabupaten Lampung Utara.

Kabag Humas Polres Tanggamus AKP M. Daud, mendampingi Kapolres Tanggamus AKBP Dedy Supriadi, menjelaskan pengerebekan berawal dari laporan masyarakat bahwa ada beberapa pemuda pesta narkoba di sebuah rumah kontrakan yang dijadikan kantor CV salah satu perusahan di Kuncup, Kelurahan Pringsewu Barat.

Atas laporan tersebut, pihak kepolisian sekitar  pukul 23.30 WIB, Minggu (7/12) malam, menuju lokasi melakukan penggrebekan. Polisi berhasil menangkap Fre dan Faj dengan barang bukti dua puntung lintingan ganja dan potongan ranting ganja sisa pakai di ruangan tamu. 

“Kemudian satu puntung ganja ditemukan di tong sampah yang diakui mereka berdua merupakan sisa pakai,"jelas M. Daud.

Daud mengungkapkan, dari kedua tersangka dilakukan pengembangan. Menurut  pengakuan tersangka Fre, dia sempat menjual lima linting ganja seharga Rp50 ribu kepada Ap pada Sabtu (6/12). Polisi pun menangkap Ap di Lingkungan Pringkumpul, Kelurahan Pringsewu Selatan, sekitar pukul 02.00 WIB, Senin (8/12).

Dini hari itu juga, pihak kepolisian langsung mengamankan Ap dan Rah, dengan barang bukti tiga linting ganja di kamar kontraknya. ”Bahkan menurut pengakuan Fre, dia membeli ganja dari seorang warga di Kecamatan Ambarawa. Hal ini sedang kita kembangkan,"ungkap Daud.

Akibat perbuatan itu, para akan dikenakan Pasal 111 UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman antara 4 sampai 12 tahun, ujarnya.
(sulistiyono/mf)