INVESTASI
Ilustrasi Mata Uang (Helmi/dok)
16/12/2014 12:05:44
3338

Rupiah Kian Terpuruk, Dekati Rp13.000 per US$1

Harianlampung.com - Nilai tukar rupiah yang diperdagangkan pada pasar spot antar bank di Jakart, Selasa (16/12) semakin jatuh. Bahkan kini mendekati level 13.000, setelah kemarin ditutup melorot ke level terendah sejak Agustus 1998. Bank Indonesia hari ini mematok kurs tengah pada Rp 12.900 per dollar AS.

Berdasarkan data Bloomberg, pukul 09.45 WIB, mata uang rupiah jatuh ke posisi Rp 12.938 per dollar AS. Sementara di pasar offshore,nilai kontrak rupiah non deliverable forwards untuk pengantaran satu bulan ke depan melemah 0,6% menjadi Rp13.160 per dollar AS.

Senior foreign-exchange strategist dari Australia dan New Zealand Banking Group Ltd Khoon Goh, mengatakan, pihaknya melihat aliran dana asing yang keluar dari Indonesia baik dari bond maupun pasar saham.

Selain rupiah, mata uang emerging market lainnya juga mengalami pelemahan terhadap dollar AS. Seperti rubel Rusia yang kemarin melorot 9,3%. Untuk menahan kejatuhan lebih dalam, Bank Sentral Rusia menaikkan suku bunga acuan 6,5% menjadi 17%. Selain lira Turki juga anjlok 3,3%, dan rand Afrika Selatan melemah 1,4%.
(pin/ftu/des)