INVESTASI
Budhi Darmawan. (polindonetwork/dok)
12/8/2015 15:37:48
691

2019, Bina Marga Targetkan Jalan Provinsi Mantap

Harianlampung.com - Dinas Bina Marga Provinsi Lampung telah menetapkan target kondisi jalan di daerah itu sepanjang 1.447,39 Km, dalam kondisi 85 persen mantap di akhir tahun 2019.

Demikian dikemukakan Kepala Dinas Bina Marga Lampung Budhi Darmawan saat ekspose pembangunan infrastruktur, di kantor gubernur yang dihadiri Wakil Gubernur Bachtiar Basri, Rabu (12/8). Acara itu dihadiri seluruh bupati/wali kota, kepala Bappeda, dan kepala Dinas Perhubungan se-Lampung.

Budhi menjelaskan, berdasarkan RPJM 2015-2019, target tahun 2015 kondisi mantap sebesar 66 persen (1.123,85 km), tahun 2016, 70 persen (1.191,97 km), tahun 2017, 75 persen (1.277,11 km), tahun 2018, 80 persen (1.362,25 km).

Dikatakannya, berdasarkan keputusan Menteri PU-Pera, ruas jalan yang menjadi kewenangan pusat sepanjang 1.292,21 Km. Selain itu, terdapat delapan ruas jalan di Lampung yang kewenangannya diambil pemerintah pusat.

Jalan itu adalah Simpang Tanjungkarang-Kurungnyawa, Waygalih-Bergen, Jl. Prof. Sutami, Bergen-Pugungraharjo, Pugungraharjo-Sribawono, Simpang Sribawono-Sribawono, Simpang Penawar-Gedongaji Baru, dan  Gedongaji Baru-Rawajitu.

Dalam ekspose itu Bupati Lampung Barat, Mukhlis Basri mengapresiasi anggaran provinsi yang dikucurkan untuk daerahnya di tahun 2015.

Ia berharap provinsi dapat membantu pembangunan jalan yang menghubungkan Lambar dan Lampura, yaitu Desa Purnajaya-Desa Tamansari sepanjang 45 km. Juga pembangunan jalan yang menghubungkan Sukabumi-Suoh diharapkan terus berkelanjutan.

Bupati Tanggamus Bambang Kurniawan menambahkan, perbaikan kerusakan jalan provinsi tak bisa ditunda. Sebelum terbentuknya UPTD, pemkab akan terus mendukung.

"Kalau peralatan cukup untuk pemeliharaan rutin. Tapi, harus dibahas lanjut mengenai sharing dana antara provinsi dan kabupaten," ujar Bambang.

Hal senada disampaikan Wali Kota Metro Lukman Hakim.  Menurut dia, kondisi jalan pusat di ruas jalan Jend. Sudirman dan AH Nasution sepanjang 9,925 km dalam kondisi baik. Namun, sejak setahun terakhir rusaknya jalan di Lampung Tengah, kendaraan melintas dalam kota sehingga kondisinya rusak.

"Untuk itu, sejak beberapa tahun lalu Metro mengajukan ring road (jalan lingkar). Dalam waktu dekat DPR RI turun ke Metro meninjau usulan tersebut," jelasnya.

Sekda Provinsi Lampung Arinal Djunaidi mengatakan, pembangunan infrastruktur akan meningkatkan perekonomian daerah. Untuk itu, perlu sinergi antara provinsi dan kabupaten/kota. Juga, pembangunan infrastruktur harus didukung unsur Fokorpimda.

"Perlu kesepakatan (MoU) untuk melaksanakan gerakan serentak perbaikan infrastruktur ini agar pelaksanaannya optimal," ujar dia.
(rls/riz)