INVESTASI
Zainal Bahri (iqbal/harlam)
21/1/2015 14:48:50
1231

Bandarlampung Siapkan Dana Pembangunan Kelurahan

Harianlampung.com - Pada tahun 2015, Kota Bandarlampung tidak akan menerima dana bantuan dari pemerintah pusat berupa dana desa. Namun, pemerintah kota setempat telah menyiapkan anggaran sebesar Rp20 miliar sebagai bagian program tersebut dan ditujukan warga di kelurahan.

Program ini ditujukan menyulap sebanyak 1.000 rumah tak layak huni menjadi rumah layak di kelurahan yang ada di Bandarlampung. Seluruh anggaran tersebut berasal dari anggaran sendiri.

Daerah lainnya di Lampung yang tidak menerima bantuan dari pusat, dalam program dana desa adalah Kota Metro dan Kabupaten Pesisir Barat. Daerah itu wilayahnya jadi kelurahan, sehingga tidak mendapatkan bagian bantuan.

"Di  Bandarlampung dan Metro tak ada lagi yang statusnya sebagai desa. Semuanya sudah kelurahan," kata Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan dan Kelurahan (BPMPK) Bandarlampung, Zainul Bahri kepada harianlampung.com, Rabu (21/1).

Menurut dia, warga Bandarlampung tetap menikmati  Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM), meski nilainya menyusut 3 kali lebih kecil dari tahun sebelummya. Tahun ini hanya turun Rp6 miliar, padahal tahun 2014 berjumlah Rp18 miliar.

Zainal menegaskan, meski tidak menerima bantuan dana desa dan  penyusutan PNPM, pembangunan Bandarlampung tak akan jalan di tempat.

Wali Kota Herman HN, kata dia, sudah menyiapkan bantuan pembangunan dan renovasi untuk 500 rumah dengan total pembiayaan Rp7,5 miliar. Setiap rumah penerima bantuan memperoleh Rp15 juta.

"Bantuan ini jumlah dan skalanya besar, jadi tolong teman-teman pers aktif mengawal, kita tak ingin ada penyimpangan di bawah saat pencairan dananya," ujar Zainal.

Bantuan ditujukan untuk mengkaver masyarakat kurang mampu yang menempati rumah tidak layak huni di 20 kecamatan. "Saat ini pemberkasannya sudah jalan 90 persen dan Insya Allah bulan Februari mulai jalan," tutur dia.

Warga yang belum mendapat bantuan, kata dia, tak perlu risau. Karena bulan Juli nanti ada bantuan dari Kementerian Perumahan Rakyat Indonesia.

Bantuan itu akan diberikan bagi 620 rumah renovasi, dengan anggaran per rumahnya berkisar Rp10 sampai Rp20 juta. Persyaratnya sama dengan bantuan rumah, hanya KTP, KK,  foto rumah, dan surat keterangan riwayat tanah dari kelurahan setempat.

"Bantuan ini ditujukan untuk mengkaver masyarakat yang belum menerima bantuan bedah rumah dari Pemkot  Bandarlampung," ujarnya.
(iqbal/riz/eh)