INVESTASI
Hari Listrik Nasional 71. (humas/dok)
27/10/2016 14:34:24
262

PLN Lampung Nyalakan Serentak Listrik di 16 Desa

Harianlampung.com - Pada Hari Listrik Nasional ke-71, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN-Persero) hari ini, Kamis (27/10), melakukan penyalaan listrik serentak di 16 desa dengan potensi 1.246 pelanggan di seluruh Provinsi Lampung.

Seremoni Penyalaan Bersama Listrik Pedesaan itu berlangsung di Kantor PLN Distribusi Lampung di Bandarlampung, Kamis (27/10). Dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Sutono --mewakili gubernur,  GM PT PLN (Persero) Distribusi Lampung M. Irwansyah Putra, dan para pejabat setempat.

Pada kesempatan itu, Irwansyah menyebutkan, 16 desa yang listriknya dinyalakan hari ini tersebar di Lampung Selatan 4 desa, Lampung Timur 5 desa, Pesawaran 2 desa, Tulangbawang 1 desa, Waykanan 2 desa, Lampung Utara 2 desa.

"Perum Damri melalui dana CSR telah pula membantu pemasangan listrik gratis untuk 100 rumah sederhana di Kabupaten Waykanan," kata Irwansyah.

Menurut dia, PT PLN memiliki Misi " 75, 100" dengan maksud 75 Tahun Indonesia Merdeka, maka 100 persen listrik terdistribusi di seluruh Republik Indonesia.

Pada 2016, PLN memiliki target menambah rasio elektrisasi empat persen atau sekitar 72 desa dengan total potensi 13.688 pelanggan. Pada akhir 2016, rasio elektrisasi Lampung menjadi 96,2 persen.

Sementara Sutono dalam sambutannya mengatakan Pemerintah Provinsi Lampung terus melakukan berbagai upaya agar kebutuhan listrik masyarakat hingga pelosok desa dapat terpenuhi. Di antaranya dengan mengundang investor atau pihak lain, baik perusahaan negara, perusahaan swasta, maupun lembaga koperasi untuk menjalankan atau pengusahaan sebagai pembangkit listrik.

"Hal ini sangat dimungkinkan karena Provinsi Lampung memiliki banyak sumber energi. Seperti panas bumi yang dapat dimanfaatkan untuk pembangkit listrik. Diantaranya di Kabupaten Lampung Barat, Tanggamus, Lampung Selatan, Pesawaran, Waykanan dan Bandarlampung," ujarnya.

Lebih lanjut dikatakannya, untuk menjadikan Lampung sebagai provinsi yang mandiri akan listrik, tidak hanya menjadi tugas Pemerintah Daerah saja tetapi diperlukan peran aktif seluruh pemangku kepentingan. "Untuk itu, saya mengharapkan kepada kita semua untuk berkomitmen bersama-sama mensukseskan program penyalaan bersama Iistrik pedesaan.

Provinsi Lampung dengan luas wilayah 35.587 km2 terdiri dari 15 kabupaten/kota, 225 kecamatan, 2.585 desa dan 205 keIurahan. Dari jumlah desa tersebut, ada beberapa desa yang belum bisa menikmati Iistrik. Hal ini dikarenakan masih terbatasnya pasokan daya dan infrastruktur yang belum memadai, khususnya jalan dan jembatan sehingga sulit dalam memobilisasi material kontruksi dan operasional, katanay.
(rls/mfn)