INVESTASI
Ridho temu media (Heris/bln)
27/11/2014 10:09:39
15308

Lampung akan Membangun Dua Waduk

Harianlampung.com - Pemerintah Provinsi Lampung terus berupaya memperbaiki sektor pertanian yang selama ini dinilai belum optimal. Di antaranya dengan membangun dua waduk di Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu, dan Sukaraja, Kabupaten Tanggamus.

Gubernur Lamung M Ridho Ficardo mengatakan, pertumbuhan pertanian Provinsi Lampung tidak sebagus daerah lain. Padahal kebutuhan pangan di daerah ini sangat tinggi. Untuk itu, pemerintah berupaya memperbaiki sektor pertanian yang dinilai belum sepenuhnya optimal.

Program pembangunan sektor pertanian di Provinsi Lampung dapat tanggapan positif dari Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Di antaranya, berupa dukungan terhadap pembangunan dua waduk di daerah ini.

Dikatakan Ridho, Presiden Jokowi akan membangun sekitar 30 waduk di beberapa daerah di Indonesia, guna mencapai target Swasembada Pangan pada tahun 2017 mendatang. Dua diantaranya berada di Lampung.

“Untuk mendukung ketersediaan pangan nasional, Pemerintahan Jokowi akan membangun dua waduk di Lampung. Luas bangunan itu sekitar 30 ribu hektar,” kata Ridho pada jumpa Pers di Aula Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Lampung, Rabu (26/11).

Menurut dia,  sektor pertanian sangat penting, karena semua masyarakat sangat bergantung pada produk dalam daerah yang biasanya memiliki range harga yang lebih terjangkau dan mudah untuk didapatkan.

“Dengan dibangunya waduk mudah-mudahan target swasembada pangan kita terpenuhi. Target kita ke depan satu juta ton gabah bisa dihasilkan dalam satu tahun,” imbuhnya.

Menurutnya, pembangunan waduk ini nantinya akan menggunakan dana dari pengalihan subsidi BBM yang dinaikkan beberapa waktu lalu. Selain pembangunan waduk, dana subsidi BBM juga akan diperuntukkan untuk pembangunan bendungan, saluran irigasi, dan kredit usaha mikro.

Untuk pembangunan saluran irigasi, lanjutnya, Wakil Gubernur dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman sedang mengelilingi daerah sentra penghasil padi, bersama mantan Wakil Gubernur Lampung Joko Umar Said.

Dikatakan Ridho, dirinya akan menjalin kerja sama dengan pemerintah DKI Jakarta, dalam hal suplai beras ke ibukota tersebut. Diketahui, sebagian besar hasil pertanian Lampung memang dikhususkan untuk mensuplai kebutuhan konsumsi warga DKI. Dalam satu bulan kebutuhan beras masyarakat di sana mencapai 120 ribu ton per bulan.

"Saya akan ke Jakarta untuk jalin kerja sama dengan pemprov DKI terkait pertanian, kerja sama terkait stok pangan nasional ini akan memberikan peluang besar bagi Lampung. Kalau DKI  ingin ketersedian suplainya lebih, mereka pasti mendukung Lampung. Nantinya dengan kerja sama itu kita bisa penuhi suplai pusat," jelasnya

Sebelumnya, Presiden Jokowi menyatakan pemerintah akan membangun 11 waduk pada tahun depan untuk mengejar target swasembada pangan. Total, selama lima tahun kepemimpinannya, pemerintah akan membangun 30 waduk baru.

Jokowi mengatakan, sebagai upaya jangka pendek, lima waduk pertama akan dibangun mulai Januari dan Februari 2015. Enam waduk sisanya mulai dibangun pada pertengahan 2015. "Juni dan Juli,” kata Jokowi.

Menurut Jokowi, selama ini kerusakan sistem irigasi menjadi kendala utama pertanian Indonesia. Padahal, jika sistem irigasi diperbaiki, produksi pertanian Indonesia dapat naik hingga 30 persen. "Bagaimana mau swasembada kalau irigasi rusak 52 persen?" tutur Jokowi.

Dana pembangunan waduk ini, kata Jokowi, akan diambil dari pengalihan anggaran subsidi yang selama ini tergolong konsumtif, seperti subsidi energi. Dalam anggaran negara 2015, pemerintah Susilo Bambang Yudhoyono telah mengalokasikan Rp 430 triliun untuk subsidi energi, sebanyak Rp 330 triliun di antaranya adalah subsidi bahan bakar minyak. "Ini besar sekali," kata Jokowi.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono menargetkan proses tender lima bendungan pertama tuntas pada bulan depan. “Januari-Februari sudah bisa groundbreaking," katanya.
(bln/mf/hl)