INVESTASI
Jalan tol Sumatera (harlam/dok)
30/3/2015 10:22:22
2289

Hari Ini Uji Publik Pembebasan Lahan Tol

Harianlampung.com - Persiapan pembebasan lahan pembangunan Jalan Tol Sumatera (JTS) wilayah Lampung memasuki babak baru. Hari ini, tim persiapan yang dibentuk oleh Pemprov Lampung melakukan uji publik.

Ketua Tim I persiapan pembebasan lahan Tol ruas Bakauheni-Terbanggibesar Adeham mengatakan, uji publik perdana ini dilakukan di Kecamatan Bakauheni, Lampung Selatan, tepatnya di lokasi Menara Siger.

Konsultasi publik, kata Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Pemprov Lampung ini dihadiri warga yang tanahnya dilalui jalur tol, dan telah didata oleh tim persiapan.

"Besok (hari ini-red) warga yang tanahnya terkena jalan tol wajib hadir. Bagi yang berhalangan harus punya surat kuasa," kata dia saat dihubungi harianlampung.com, Minggu (29/3).

Adeham menyatakan, pada konsultasi publik itu, nantinya ditanyakan kebenaran kepemilikan lahan. "Kalau benar bagaimana, setuju atau tidak. Mau kita yang penting masyarakat ini setuju terlebih dahulu," ujarnya.

Konsultasi publik yang dilakukan hari ini, lanjut Adeham, akan dilakukan untuk jalur Tol sepanjang 3 kilometer. Kemudian pada Selasa (31/3), tim akan melanjutkan uji publik di Desa Kelawi, Lampung Selatan, di balai desa setempat.

"Konsultasi publik ini terus dilakukan. 1 April kami lanjutkan di Desa Hatta,” ujar dia.

Dijelaskan dia, uji publik yang dilakukan di Kecamatan Bakauheni ini untuk mengejar target ground breaking oleh pemerintah pusat. Presiden Joko Widodo yang akan melakukannya.

"Konsultasi publik ini kalau tidak 1-3 km ya sampai 8 km, akan tetapi kemungkinan besar cuma sampai 3 km terlebih dahulu. Setelah ground breaking baru dilanjutkan sampai ke Terbangibesar," papar dia.

Dijelaskan Adeham, setelah dilakukan uji publik, pekerjaan selanjutnya adalah pelaksanaan pembebasan lahan Tol yang akan dilakukan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN). Setelah itu, proses pembayaran ganti rugi oleh tim appraisal (tim independen penilai harga tanah) dari pusat.

Sedangkan untuk pemasangan Row (patok kanan dan kiri) dengan luas sebelah kiri 30 meter yang ditandai dengan warna kuning dan patok sebelah kanan 90m yang ditandai dengan warna biru, sampai saat ini tim I baru sampai di Km 7 Kecamatan Bakauheni.

"Row baru sampai Km 7 tapi kalau pemasangan patok kami sudah sampai kecamatan Natar perbatasan dengan Kabupaten Pesawaran," pungkas dia.

Sebelumnya, Gubernur Lampung M Ridho Ficardo mengaku terus dikejar deadline oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera) agar segera menyelesaikan semua pengerjaan pembebasan lahan untuk pembangunan jalan tol.

"Saya setiap hari ditanya oleh pusat untuk segera menyelesaikan semua tahapan," kata Ridho.

Untuk itu kata dia, pihaknya menginstruksikan kepada tim persiapan pembebasan lahan Jalan Tol Sumatera (JTS) wilayah Lampung ruas Bakauheni-Terbanggibesar segera menyelesaikan semua tahapan.

Menurut Ridho, persiapan pembangunan JTS harus dikejar secepat mungkin, agar target graound breaking yang disampaikan Presiden Joko Widodo di April 2015 segera terwujud.

"Tim I dan II yang dipimpin asisten I dan II Pemprov Lampung gak ada kerjaan lain selain mengerjakan Tol. Persiapan ini kejar-kejaran, saya diinstruksikan pak Presiden, jadi saya instruksikan ke tim segera mempercepat proses pembebasan lahan," kata Ridho.
(bayu/andi/mf/eh)