INVESTASI
Rapat DPRD dengan Bank Pasar (iqbal/harlam)
02/4/2015 13:26:21
1488

Bank Pasar Bandarlampung Minta Tambahan Modal

Harianlampung.com - Bank Pasar Kota Bandarlampung mengajukan penambahan modal dasar lewat Anggaran Pembiayaan dan Belanja Daerah (APBD). Saat ini bank itu memiliki modal dasar sebesar Rp20 milyar. Dengan pertumbuhan modal sebesar 20 persen per tahunnya.

Rencana penambahan modal itu mengemuka saat rapat Komisi II DPRD Bandarlampung dengan jajaran pengurus Bank Pasar, Rabu (1/3).

Direktur Utama Bank Pasar, Ahmad Tamidi menyambut baik rencana tersebut. "Ini pemicu semangat kami. Kalau jadi, tambahan modal akan kami kelola sebaik mungkin. Mudah-mudahan tahun depan juga Bank Pasar bisa memenuhi ekspektasi keuntungan tersebut," katanya.

Direktur Bank Pasar, Diana Sari mengatakan, pihaknya harus mengajukan proposal penambahan dana.

"Kami akan melakukan inventaris ulang dan mengalkulasi alokasi anggaran. Nanti kita bisa lihat kemungkinan di mana kira-kira dana tambahan tersebut diinvestasikan, apakah bentuk soft loan, deposito, atau saham," katanya.

Menurut Wakil Ketua Komisi II DPRD Bandar Lampung Numan Abdi mengatakan, tahun sebelumnya bank itu hanya memiliki modal dasar Rp16 milyar. Hebatnya dengan modal yang minim bisa memberikan kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp44 milyar.

Menurutnya, DPRD coba menggenjot keuntungan menjadi Rp75 milyar pada tahun 2016. Untuk itu, perlu  penambahan modal dasar.

"Setelah kami cek ternyata pada anggaran perubahan tidak ada anggaran ke sana. DPRD akan coba mengajukan agar di anggaran perubahan ada penambahan modal bagi bank pasar sebesar Rp3,5 milyar," katanya.

Terkait dasar hukum, DPRD mengacu Peraturan Daerah Kota Bandarlampung Nomor 5 Tahun 2009 mengenai Tata Kelola Keuangan dan Permodalan Pasar. Salah satu pasalnya menyebutkan pemerintah kota (pemkot) berkewajiban memberikan tambahan modal bagi Bank Pasar sebesar Rp20 milyar, yang dicicil selama 5 tahun.
(iqbal/riz/eh)