INVESTASI
Axel van Trotsenburg (harlam/dok)
13/4/2015 10:46:37
1147

Bank Dunia: Pertumbuhan Ekonomi Asia Melemah

Harianlampung.com - Bank Dunia menilai pertumbuhan ekonomi negara-negara berkembang di Asia Timur dan Pasifik pada tahun ini, akan sedikit melemah. Negara berkembang di Asia Timur diproyeksikan tumbuh sebesar 6,7 persen pada tahun 2015 dan 2016, sedikit turun dari 6,9 persen pada tahun 2014.

Vice President Bank Dunia Regional Asia Timur dan Pasifik, Axel van Trotsenburg, Senin (13/04) mengatakan pelemahan terjadi meski terdapat keuntungan dari harga minyak yang lebih rendah dan pemulihan ekonomi terus berlanjut di negara maju.

Pertumbuhan ekonomi Tiongkok diperkirakan moderat menjadi sekitar 7 persen dalam 2 tahun ke depan, lebih rendah dibandingkan dengan 7,4 persen pada 2014.

Pertumbuhan seluruh negara berkembang di Asia Timur dan Pasifik diperkirakan meningkat sebesar setengah persen poin, menjadi 5,1 persen tahun ini. Sebagian besar didorong oleh permintaan domestik, berkat penaikan sentimen konsumen dan penurunan harga minyak di negara-negara besar Asia Tenggara.

Di sisi lain Bank Dunia menilai, beberapa negara yang lebih kecil, terutama eksportir komoditas seperti Mongolia, akan mengalami pertumbuhan yang lebih rendah.

“Meskipun pertumbuhan sedikit lebih lambat di Asia Timur, wilayah ini masih akan mencapai sepertiga dari pertumbuhan global, 2 kali kontribusi gabungan dari semua daerah berkembang lainnya," ujar Axel.

Dikatakannya, harga minyak yang lebih rendah akan mendorong permintaan domestik di sebagian besar negara di kawasan ini dan menyediakan pemerintah kesempatan unik untuk mendorong reformasi fiskal. Hal itu akan meningkatkan pendapatan dan reorientasi belanja publik terhadap infrastruktur dan penggunaan produktif lainnya.

“Reformasi ini dapat meningkatkan daya saing Asia Timur dan membantu kawasan tersebut mempertahankan statusnya sebagai mesin pertumbuhan ekonomi dunia," tandas Axel.
(pin/eh)