KAWASAN
Logo Kejaksaan
19/10/2014 23:54:21
2443

Puslitbang Kejagung Teliti Kepuasan Masyarakat

Harianlampung.com - Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Kejaksaan Agung melakukan penelitian tentang kepuasan masyarakat terhadap kinerja kejaksaan, khususnya dalam perkara pidana umum, di Tanggamus, Lampung.

Niniek Suparni, peneliti utama dari Puslitbang Kejagung, di Tanggamus, Kamis (16/10/2014), mengatakan penelitian akan dilakukan dengan penyebaran kuis kepada responden dari berbagai profesi.  Mulai dari hakim, Polri, DPRD, guru, jurnalis, dan narapidana.

Sebelum ke Tanggamus, menurut dia, tim Puslitbang Kejagung sudah mengunjungi Kejari Kotabumi, Metro, Bandarlampung, dan Kejaksaan Tinggi Lampung. 

Niniek menjelaskan, tujuan dari survei dan penelitian ini, untuk mengetahui pendapat dan persepsi masyarakat terhadap kinerja kejaksaan, terutama dalam penanganan perkara pidana. Hasil yang ingin diketahui adalah sangat puas, cukup puas, puas, dan tidak puas.

Survei ini merupakan program dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi dan UKP4 yang meminta setiap instansi melakukan survei. 

Tahun ini, Litbang Kejagung menyurvei enam provinsi, yakni Kalimantan Selatan, Jawa Timur, Riau, Sulawesi Tenggara, Lampung, dan Nusa Tenggara Barat. Menurut Niniek, hal itu berkaitan dengan keterbatasan anggaran dan personel.

Hasil kuis akan dikumpulkan lalu ditabulasikan untuk diketahui prosentasenya. Penilaian terbaik mulai dari seratus 100. Jika kurang dari 50, berarti kinerja kejaksaan bersangkutan kurang memuaskan masyarakat.

”Tidak ada reward ataupun punishment dari penilaian ini. Namun jika ada kejari yang angkanya kurang dari 50 persen, Kejagung akan mendorong agar bisa lebih baik lagi. Kami berharap Kejari Kotaagung ini penilaiannya baik,” harap Niniek. 

Sementara Kasi Intel Kejari Kotaagung Asep Ammarudin mengharapkan kinerja Kejari Kotaagung dapat diterima baik oleh masyarakat. Apapun hasil survei, tentu akan menjadi bahan intropeksi. 

”Pasti kami selalu berusaha untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, khususnya dalam perkara pidana,” ujar Asep.
(mf/imr/nad)