KAWASAN
Pantai Ketang Kalianda. (ist/harlam)
02/1/2015 17:03:21
1878

Korban Tewas Ombak Kalianda, akan Menikah Maret

Harianlampung.com - Pasangan muda-mudi yang tenggelam di Pantai Ketang, Kalianda, Lampung Selatan, saat liburan tahun baru pada Kamis (1/1), berhasil ditemukan petugas penyelamat.

Kedua korban keganasan ombak laut Pantai Ketang ini adalah Indra Irawan (23) dan Widya Ningsih (20), keduanya warga Dusun Banjar, Desa Mekarmulya, Kecamatan Palas, Lampung Selatan.

Widya Ningsih, korban pertama ditemukan pada pukul 15.30, Kamis (1/1), berselang sekitar tiga jam dari dia tenggelam. Ia ditemukan di pantai Boom, Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kalianda, berjarak sekitar lima kilometer dari tempat kejadian.

Sedangkan Indra Irawan baru ditemukan petugas gabungan Pol Airud, Basarnas, Badan Nasional Penanggulangan Bencana Daerah (BNPBD), serta masyarakat dan keluarga korban pada Jumat (2/1) sekitar pukul 04.30 Wib. Indra ditemukan di sekitar dia tenggelam.

Menurut Erna, staf Desa Mekar Mulya, pasangan kekasih ini Kamis (1/1) pagi ke Pantai Ketang bersama kerabat untuk merayakan tahun baru 2015.

Rombongan berangkat dari Palas menggunakan dua mobil. Sampai di Kalianda, rombongan berpisah. Satu kendaraan pergi ke pantai lain yang tidak jauh dari lokasi kejadian. Sedangkan rombongan kendaraan korban ini memilih pantai Ketang, terang Erna kepada harianlampung.com, Jumat (2/1).

Selanjutnya, kedua korban ini berfoto-foto di atas batu yang memang posisinya agak menjorok ke tengah laut. Sedang asyik berpose dan memotret,  tiba-tiba datang ombak besar dari arah pantai dan menggulung sepasang kekasih ini sampai tenggelam dan tewas.

Menurut Erna, kedua korban sudah bertunangan dan akan naik ke pelaminan sekitar bulan Maret 2015 ini. "Namanya ajal, kita tidak tahu, mereka meninggal tenggelam bersama-sama," kata Erna terbata-bata.

Menurut kerabat korban, jenazah Widya Ningsih sudah dimakamkan kemarin sekitar pukul 22.00 malam di pemakanan umum Desa  Mekar Mulya. Sedangkan Indra Irawan dikebumikan pada Jumat (2/1) sekitar pukul 11.00.
(supradianto/mf)