KAWASAN
Ilustrasi (harian/dok)
04/1/2015 21:16:32
868

Hujan Lebat di Gadingrejo, Satu Rumah Roboh

Harianlampung.com - Hujan deras disertai angin kencang pada Minggu (4/1) sekitar pukul 09.00 Wib, melanda Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu. Sebuah rumah milik Mustofa Rohmadhon (34) warga Pekon Wonodadi, roboh.

Beruntung, robohnya rumah yang berbahan geribik bambu berukuran 8x7 meter, itu tidak menelan korban jiwa. Namun, harta benda milik Mustofa rusak tertimba bangunan. Kerugian diperkirakan mencapai Rp20 juta.

Seorang saksi mata, Retno Utoyo yang juga Sekretaris Pekon Wonodadi, menuturkan bencana yang menimpa rumah milik Mustofa itu akibat hujan turun cukup deras juga disertai angin kencang.

"Pagi itu karena hujan deras, saya duduk santai di rumah. Tiba-tiba terdengar suara kretek-kretek seperti ada sesuatu yang ambruk. Begitu saya keluar, ternyata terlihat rumah Mustofa ambruk dengan perlahan," ujar warga yang bersebelahan rumah dengan Mustoba.

Ketika peristiwa terjadi, kata Reno, penghuninya kosong. Mustofa bekerja sebagai kuli bangunan, istrinya bekerja di Malaysia, sedang kedua anaknya yang masih duduk di bangku SD dan SMP, bermain di rumah tetangga.

Bencana yang menimpa Mustofa, mengundang simpati tetangganya. Warga sekitar secara spontan bergotong-royong membersihkan puing rumah yang roboh.

Selang beberapa saat, kata dia, pihak uspika Gadingrejo dan BPBD Kabupaten Pringsewu, meninjau lokasi memberikan bantuan sembako kepada korban.Sedang Retno berjanji mengupayakan bantuan kepada pemerintah kabupaten untuk membantu korban.

Sebenarnya, Retno mengaku sudah beberapa kali mengajukan rumah Mustofa untuk mendapatkan bantuaan program bedah rumah. "Namun hingga saat ini, bahkan sampai rumahnya ambruk, belum juga ada realisasi bantuan program bedah rumah," jelas Retno.

Sementara Mustofa mengetahui rumahnya roboh dari keponakannya yang menelpon saat dia sedang bekerja. "Saya mendapat  kabar dari keponakan melalui telpon. Saat itu juga saya langsung pulang," terangnya.

"Mudah-mudahan pemerintah mendengar keluhan saya. Secara bertahap saya akan membuat rumah yang lebih layak lagi," ujarnya tentang rumah geribik yang dibangun sejak 12 tahun silam.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pringsewu, Relawan SE mengatakan pihaknya sudah meninjau lansung kelokasi musibah rumah roboh akibat bencana alam hujan deras yang disertai angin kencang itu.

Awalnya, mengindentifikasi lalu memberikan bantuan berupa sembako kepada korban  Mustofa. "Akan kita upayakan bantuan berupa material bangunan supaya rumah bisa segera berdiri lagi," janji Relawan.
(sulistiyo/mf)