KAWASAN
Harun,Kepala SMPN 1 Gedongtataan (dody/harlam)
23/1/2015 21:13:43
1920

Direktur BIG Travel Kabur, Siswa SMPN 1 Gedongtataan Gagal Study Tour

Harianlampung.com - Kasus penimpuan oleh pengusaha biro jasa travel (perjalanan) kembali terjadi.  Kali ini menimpa siswa SMP Negeri 1 Gedongtataan Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung.

Sebanyak 366 siswa kelas IX SMPN  tersebut, Jumat (23/1) gagal berangkat study tour ke Jakarta dan Bandung, Jawa Barat. Penyebabnya, pihak penyedia jasa perjalanan, Travel Buana Indah Gemilang  (BIG) Tour hanya mengirimkan satu unit bus untuk mengangkut para siswa tersebut.

Padahal, pihak travel seharusnya menyiapkan 6 unit bus sesuai perjanjian dengan pihak sekolah. "Kita sudah bayar biaya perjalanan study tour siswa  ke Jakarta dan Bandung mulai 23 sampai 26 Januari, sebesar Rp158 juta atau 80 persen dari biaya keseluruhan yang diminta pihak travel BIG Tour. Tapi kita tunggu sampai jadwal keberangkatan jam 1 siang, hanya satu bus yang dikirim. Padahal, anak-anak sudah menunggu sejak pukul 11 siang,"kata Harun, Kepala SMPN 1 Gedongtataan pada harianlampung.com.

Harun mengaku sudah mengutus salah satu guru  ke kantor travel di Bandarlampung untuk menanyakan perihal keberangkatan tersebut. "Kata pegawai travel, uang pembayaran biaya perjalanan wisata siswa ini sudah dibawa kabur direktur travel,  Alhasil Widi Tyasanto,"terang  Harun.

Menurut Harun, kasus ini sudah dilaporkan ke Polsek Gedongtataan. Pihak Polsek Gedongtataan saat ini sudah menahan Agus, Kepala Biro Marketing Travel BIG TOR." Kami tetap bertanggung jawab. Anak-anak, tetap harus berangkat study tour ke Bandung. Paling lambat saya usahakan 15 Februari 2015  mereka berangkat," tegas Harun.

Untuk biaya study tour ini, setiap siwa dikenakan iuran sebesar Rp850 ribu.
(dody/mnz/eh)