KAWASAN
H Sujadi
27/11/2014 12:26:31
3545

Pemkab Pringsewu Canangkan Gemarikan

Harianlampung.com - Tingkat konsumsi ikan di Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung, dari tahun ke tahun terus meningkat. Bahkan melebihi tingkat konsumsi ikan Provinsi Lampung.

Hal ini dikatakan Bupati Pringsewu H. Sujadi saat pencanangan Gerakkan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) sekaligus peringatan Hari Nusantara Tahun 2014 di Pekon Podosari, Rabu (26/11). 

Menurut Sujadi pada tahun 2012 tingkat konsumsi ikan masyarakat di Kabupaten Pringsewu hanya mencapai 18,80 kilo gram per kapita per tahun. Kemudian, pada tahun 2013 menjadi 26,15 kilo gram per kapita per tahun atau meningkat sebesar 41,7 persen. "Berdasarkan data tersebut, tingkat konsumsi ikan masyarakat di Kabupaten Pringsewu lebih tinggi dibandingkan tingkat konsumsi ikan masyarakat Provinsi Lampung yang rata- rata hanya 25,11 kilo gram per kapita per tahun, “ terang Sujadi.

Pencanangan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) sekaligus peringatan Hari Nusantara tahun 2014 di Kabupaten Pringsewu diisi berbagai kegiatan seperti, Makan Ikan Bersama. Kemudian, Lomba Makan Ikan Terbanyak, Lomba Lagu Gemarikan untuk anak-anak PAUD. Ada juga kuis bertema ikan, serta Lomba Memancing antar satuan kerja dan umum. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Pringsewu H.Handitya Narapati SZP dan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Lampung yang juga menjabat sebagai Sekretaris Forikan Lampung, Setianto.

Tampak pula sejumlah anggota DPRD setempat. Sujadi juga mengatakan, Kabupaten Pringsewu dikenal sebagai salah satu sentra penghasil ikan air tawar di Provinsi Lampung. “Sentra penghasil ikan air tawar di kabupaten ini adalah Kecamatan Pagelaran yang telah kita canangkan sebagai Kawasan Minapolitan,” kata Sujadi. 

Menurut Sujadi, hasil budidaya ikan air tawar di Kabupaten Pringsewu, banyak dipasarkan keluar daerah. Meski demikian, lanjut dia, kabupten Pringsewu juga banyak mendatangkan ikan dari luar daerah. Terutama untuk jenis ikan laut segara atau olahan. “Ini wajar, mengingat secara geografis wilayah Kabupaten Pringsewu memang tidak memiliki lautan atau pantai, ” terangnya. 

Dia menjelaskan, dalam konteks ini terpenting adalah komitment seluruh elemen di Kabupaten Pringsewu untuk terus berupaya menumbuhkan minat masyarakat mengkonsumsi ikan sebanyak mungkin. "Melalui kegiatan ini kita berharap kesadaran masyarakat untuk mengkonsumsi ikan akan semakin meningkat,” jelasnya.

Sementara, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Lampung sekaligus Sekretaris Forikan Lampung Setiantot menyambut baik serta memberikan apresiasi kepada jajaran Pemkab Pringsewu yang sukses menyelenggarakan kegiatan tersebut. 

Menurut Setianto, sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki potensi perikanan yang perlu dimanfaatkan secara optimal. Ini untuk mendukung ketahanan pangan dan gizi nasional. “ Kita perlu terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya ikan sebagai bahan pangan yang mengandung protein berkualitas tinggi,“ terangnya. 
(bln/ih/mf)