KAWASAN
Ilustrasi Pencurian (bln.doc)
14/10/2014 03:01:30
2476

Pencurian di Sidomulyo Kembali Marak

Harianlampung.com -  Kasus pencurian kembali marak, Senin (15/09) sekitar pukul 08.00 WIB, rumah milik Surono (51) warga Dusun Sidoasri Desa Sidoasri Kecamatan Sidomulyo Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) dimasuki orang tidak dikenal alias pencuri.

Berdasarkan data yang dihimpun, dari aksi pencurian dirumah Surono yang diketahui selaku Kepala SDN 1 Karya mulya desa setempat, pelaku berhasil menggodol uang senilai Rp 47 juta, emas seberat 75 gram, satu unit laptop merek acer dan STNK sepeda motor.

Menurut keterangan korban, kronologinya, saat ia ingin berangkat dari rumah menuju ke sekolah sekitar pukul 07.15 WIB. Ketika itu rumah masih ada anak perempuannya bernama Citra Saras Utami serta supir keluarganya bernama Yoyo.

"Tak jauh berselang, saya mendapat kabar dari sopir keluarga saya, bahwa, rumah saya disatroni maling Sekitar pukul 09.00 WIB melalui telpon, dan ia langsung menyuruh laporan ke Polsek Candipuro," akunya.

Lanjutnya menjelaskan, mendapat kabar itu dan setelah melapor kepihak berwajib langsung ia kembali kerumahnya untuk memeriksa kerugian yang terjadi pasca pencurian tersebut. Lalu didapati, uang tunai Rp 47 juta, perhiasan emas sebesar 75 gram, laptop merk acer dan STNK sepeda motor dengan nopol BE 6538 EK raib di digondol maling.

Sarono mengaku, jika uang lenyap dibawa pencuri tersebut milik istrinya yang berdagang ayam potong di pasar Sidomulyo. Sedangkan emas merupakan tabungan yang mereka kumpulkan selama ini.

"Itu uang bisnis istri saya, ada juga sedikit uang masjid, emas merupakan tabungan kami, sedangkan laptop milik anak saya," kata dia.

Sementara itu, Citra (anak korban) kepada wartawan berkata, ia meninggalkan rumah sekitar pukul 08.00 WIB untuk mengambil e-KTP di Kalianda. Setelah urusannya selasai sekitar satu jam kemudian sesampainya dirumah, terkejut dia melihat kondisi rumah yang sudah dalam kondisi berantakan.

Kepala Desa Sidoasri Syamsul saat dikonfirmasi koran ini membenarkan adanya aksi pencurian di desanya. Ia menyatakan, informasi adanya aksi pencurian tersebut bersumber dari laporan dari anggota kepolisian Polsek Candipuro, dirinya langsung ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan kebenaran kejadian tersebut.

Syamsul menambahkan, dirinya sempat merasa janggal atas terjadinya pencurian tersebut. Pasalnya, pintu depan dan belakang rumah korban tidak ada yang rusak. Sedangkan jendela semua di teralis. Hanya pintu kamar tengah tempat menyimpan uang yang rusak.

"Belum tahu pencuri ini masuk lewat mana, yang pasti peristiwa ini saya percayakan kepada Polsek Candipuro untuk menanganinya,” pungkas Syamsul.  ((al/nay/bln))