KAWASAN
Ilustrasi (harlam/dok)
10/12/2014 20:13:46
1907

PT Santori Mangkir Hearing Soal Limbah

Harianlampung.com - DPRD Lampung Tengah batal menggelar rapat dengar pendapat atau hearing soal limbah yang mencemari Sungai Wayah di Kecamatan Anaktuha. PT Santori yang diundang Komisi III untuk rapat pada Rabu (10/12), ternyata mangkir.

Sekretaris Komisi III DPRD Lamteng Firdaus Ali menilai, PT Santori tidak memiliki itikad yang baik. Oleh karenanya, dia akan memberikan peringatan keras kepada perusahaan yang bergerak di bidang penggemukan sapi itu.

Politisi Gerindra ini mengatakan, kecewa dan menyayangkan tidak hadir perwakilan dari PT tersebut. Padahal, kata Firdaus, pihaknya ingin mendengarkan penjelasan terkait limbah yang dipermasalahkan oleh masyarakat 6 kampung di Kecamatan Anaktuha.

"Ini, menandakan yang bersangkutan (PT Santori) tidak memiliki itikad baik, dan menambah kecurigaan kita akan adanya pelanggaran yang dilakukan mereka." kata Firdaus,  Rabu (10/12).

Firdaus Ali menambahkan, pihaknya kembali akan memanggil PT Santori. Apabila yang bersangkutan tetap tidak mengindahkan, ia meminta Badan Lingkungan Hidup (BLH) setempat untuk memberi sanksi tegas kepada PT tersebut.

"Kita ini (Komisi III) mau memediasi, mau mencari solusi. Kita akan undang mereka kembali, kalau tetap tidak hadir, kita minta BLH memberi sanksi untuk malakukan penghentian sementara segala akatifitas yang ada di sana (PT Santori), sampai nanti mereka memberi penjelasan kepada kita seperti apa kebenarannya." tandasnya.

Sebelumnya, perwakilan warga dari Kecamatan Anaktuha mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, Jumat (5/12). Kedatangan mereka mengeluhkan masalah pencemaran lingkungan yang dilakukan oleh PT Santori.
(achnuzir ferly/mf)