KAWASAN
Kabupaten Pesawaran (Helmi/dok)
14/10/2014 11:11:41
18641

Pesawaran: Berpisah, Setelah 39 Tahun

Harianlampung.com - Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung, berdiri pada tahun 2007. Perlu waktu 39 tahun untuk memisahkan diri dari Kabupaten Lampung Selatan.

Ketika Lampung masih bagian dari Provinsi Sumatera Selatan, wilayah Kabupaten Lampung Selatan mencakup empat kewedanaan: Kalianda, Telukbetung, Gedongtataan dan Kota Agung. Ibukotanya di Tanjungkarang, kini wilayah Bandarlampung.


Luasnya rentang kendali pemerintahan, membuat Pemerintah Provinsi Lampung pada tahun 1968 mengusulkan agar Lampung Selatan dimekarkan menjadi tiga kabupaten.

Yaitu, Kabupaten Rajabasa dengan Ibukota Kalianda, Kabupaten Tanggamus dengan Ibukota Kota Agung yang terbentuk pada Tahun 1997, dan Kabupaten Pesawaran dengan Ibukota Gedongtataan.


Satu tahun kemudian, pada 1969, muncul kembali usulan pemekaran Lampung Selatan. Yaitu, Kewedanan Pringsewu menjadi Kabupaten Pesawaran, Kewedanaan Kota Agung menjadi Kabupaten Tanggamus dan Kewedanaan Telukbetung menjadi Kotamadya Tanjungkarang.


Namun, kedua usulan itu hilang begitu saja, tenggelam hingga waktu yang cukup lama. Baru setelah era reformasi bergulir di Indonesia, keinginan membentuk Kabupaten Pesawaran kembali muncul.

Didorong oleh semangat reformasi dan melanjutkan perjuangan para pendahulu, sejumlah tokoh masyarakat belahan barat Kabupaten Lampung Selatan, menggelar dialog terbuka pada tanggal 16 April 2001 di Gedung Ngandan Gawi, Kecamatan Gedongtataan.

Dialog itu menghasilkan kesepatan membentuk Panitia Pelaksana Persiapan Kabupaten Pesawaran (P3KP). M. Alzier Dianis Thabranie dipercaya menjadi Ketua Umum P3KP, didampingi ketua ketua harian Muallimin Taher, serta penasehat dan pengurus lainnya.

P3KP bekerja cepat. Pada Tahun 2002, Pemda Kabupaten Lampung Selatan bekerjasama dengan Lembaga Penelitian Universitas Lampung (Unila) melakukan penelitian dan pengkajian tentang kelayakan Lampung Selatan dimekarkan menjadi dua kabupaten.

Dalam perjalanan pembentuk Kabupaten Pesawaran, pada Oktober dan November 2004, terjadi pergantian pengurus P3KP, termasuk ketua harian dari Muallim Tahir kepada Zainal Fanani Idris.


Perjuangan P3KP mulai menunjukkan titik terang keberhasilan. Pemerintah Daerah Lampung Selatan maupun Pemerintah Provinsi Lampung menanggapi keinginan tersebut dengan menerbitkan beberapa kebijakan yang mendukung terbentuknya Kabupaten Pesawaran.

Akhirnya, pada tanggal 17 Juli 2007, DPR RI menyetujui pembentukan Kabupaten Pesawaran berdasarkan UU No. 33 Tahun 2007 tanggal 10 Agustus 2007. Tujuh kecamatan masuk dalam wilayah Kabupaten Pesawaran. Yaitu, Gedongtaaan, Negeri Katon, Tegineneng, Way Lima, Padangcermin, Pundh Pedada, dan Kedondong.


Kemudian, Menteri Dalam Negeri menerbitkan Pedoman Pelaksanaan Undang-undang tentang Pembentukan Kabupaten/Kota melalui SK Mendagri No. 135/2051/SJ tanggal 31 Aagustus 2007.

Pada tanggal 2 November 2007, Menteri Dalam Negeri meresmikan Kabupaten Pesawaran sekaligus melantik HARIS FADILAH sebagai Penjabat Bupati Pesawaran.
(git/tdt/gus)