OLAHRAGA
Ilustrasi. (polindonetwork/ist)
26/9/2016 20:36:40
824

Lagi, Angkat Berat Lampung Raih Tiga Emas

Harianlampung.com - Hingga empat hari menjelang berakhirnya pesta olahraga nasional (H-4) di Jawa Barat, Senin (26/9), Provinsi Lampung berhasil menambah tiga medali emas.

Emas tambahan tersebut berasal dari cabang olah raga angkat berat, yakni Sri Hartati di kelas 57 kg perorangan putri, Noviana Sari di kelas 63 kg perorangan putri, dan Dony Mei Yanto dari kelas 74 Kg perorangan putra.

Sejak PON Riau XVIII, cabor angkat berat memang menjadi andalan Lampung. Kali ini pun, para lifter Lampung berhasil melanjutkan tradisinya mendulang medali dalam ajang tersebut pada PON XIX Jabar.  

Sekretaris Umum KONI Lampung Margono Tarmudji, mengatakan pihaknya bersyukur para atlet Lampung berhasil menaklukan tekanan dan tetap bermain apik di PON Jabar. KONI Lampung ujar Margono mengapresiasi capaian seluruh atlet Lampung yang bermain gemilang dan berhasil mendulang medali dalam PON XIX.

 Mengenai posisi klasemen sementara yang masih jauh dari harapan, Margiono mengatakan pihaknya masih optimistis masih bisa mengejar di hari-hari terakhir. Menurutnya sejumlah cabor masih berpotensi menyumbang medali dan mendongkrak posisi klasemen Lampung. Diantaranya adalah cabor tarung derajat, terjun payung, atletik dan baseball.

“Mohon doa restu kepada masyarakat Lampung, semoga para atlet berhasil mengumpulkan medali hingga jelang akhir PON XIX ini,” katanya kepada Bandarlampungnews pada Senin (26/9)

Margono menuturkan langkah Lampung memang tidak semulus di PON Riau. Ketika itu, sejak awal Lampung sudah muncul sebagai kuda hitam yang melangkah mantap di tangga klasemen.

Kondisi Lampung yang tertatih di PON XIX Jabar, menurutnya diakibatkan semakin meratanya komposisi atlet antar provinsi. Persaingan di seluruh cabor terasa lebih ketat, ditambah dengan kuatnya dominasi Jabar sebagai tuan rumah. Kondisi ini tidak hanya dialami Lampung, peringkat delapan PON Riau, Sulawesi Utara sekarang terlempar ke nomor 29.

“Ini menjadi pemotivasi bagi kami untuk terus mengembangkan dan membina para atlet di Lampung. Saya masih optimistis di akhir nanti Lampung bisa memperbaiki posisi,” demikian katanya.
(iqb/mfn)