PARIWISATA
Taman Nasional Way Kambas (helmi/dok)
14/10/2014 13:16:25
4603

Way Kambas: Mengarungi Alam Liar Bersama Gajah

Harianlampung.com - Taman Nasional Way Kambas, merupakan arena bertualang menyusuri alam liar dan mengarungi sungai. Suasana alam yang menantang bisa dinikmati para wisatawan dengan menunggang gajah. Sebuah petualangan yang menarik dan sulit untuk dilupakan.Diarena khusus, gajah-gajah Way Kambas juga menghibur para wisatawan dengan polah dan tingkah jenaka.


Secara berkelompok, wisatawan dapat menyewa beberapa ekor gajah. Pemandu wisata di Way Kambas akan mengajak wisatawan menunggang gajah menuju ke tengah hutan. Melintas di antara pohon-pohon besar di belantara hutan, wisatawan dapat melihat dari dekat kehidupan binatang liar di hutan belantara.


Ada rute pendek dengan waktu tempuh sekitar satu jam. Wisatawan akan diajak berkeliling di daerah pinggiran hutan. Namun, lebih asik jika berkesempatan memilih petualangan alam menunggang gajah masuk jauh ke hutan hingga ke Way Kanan, yang berjarak sekitar tujuh kilometer dari tempat “parkir” gajah.

Sampai Way Kanan, wisatawan bisa melanjutkan petualangannya dengan menyewa perahu untuk menyusuri sungai di tengah hutan. Wisatan dapat menyaksikan beragam binatang liar yang ada di sekitar sungai.


Taman Nasional Way Kambas, menjadi tempat wisata bermula dari upaya pemerintah mengatasi gajah liar yang sering merusak tanaman penduduk sekitar hutan. Pemerintah lalu mendirikan Pusat Pelatihan Gajah pada tahun 1985.

Gajah liar ditangkap lalu dijinakkan. Kemudian dilatih melakukan berbagai atraksi. Seperti sepak bola gajah, melakukan salam hormat, termasuk menjadi tunggangan wisatawan yang berkunjung ke sana.


Taman Nasional yang merupakan cagar alam tertua di Indonesia itu menempati areal seluas 1.300 km2. Terletak sekitar 110 km dari Kota Bandar Lampung. Way Kambas masuk wilayah Kecamatan Labuhanratu, Kabupaten Lampung Timur.
(mf/gun/ftu)