PARIWISATA
Ilustrasi (polindonetwork/ist)
10/3/2016 13:46:40
3569

Kemenpar Kumpulkan SMK se-Indonesia di Batam

Harianlampung.com - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI akan mengumpulkan seluruh Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) terakreditasi A di Batam, 31 April 2016.

"Jumlah SMK di Indonesia 800, namun yang masuk terakredtasi A sebanyak 320. Jadi yang kami undang adalah yang terakreditasi saja," ujar Ahman Sya, Deputi Kelembagaan Kemenpar.

"Di Batam, Kemenpar akan mengusung empat komitmen bersama demi dunia pendidikan pariwisata," lanjut Ahman Sya dalam siaran pers, Rabu (9/3).

Yang pertama, demikian Ahman Sya, membangun komitmen untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan pariwisata. Kedua, menyepakati penerapan kurikulum berbasis kompetensi pariwisata yang akan diwajibkan kepada SMK.

Ketiga, setiap SMK harus mendirikan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP). "Semua SMK harus punya," kata Ahman Sya.

Keempat, melakukan sertifikasi terhadap semua lulusan SMK Pariwisata berstandar Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) berbasis kompetensi.

SDM Manusia Pariwisata Indonesia itu sempat kalah dengan Filipina. Setelah dikaji, ada faktor penyebab kekalahan itu.

"Mereka menggunakan Bahasa Inggris sebagai bahasa kedua, dan SDM Filipina sangat melek IT," demikian Ahman Sya.

Menpar Arief Yahya terus mendorong kreativitas anak-anak muda untuk mengembangkan pariwisata. Tantangan ke depan adalah industri kreatif dan cultural industry.

"Sejak awal, SDM harus diajarkan tentang profesionalisme dengan WIN Way, Wonderful Indonesia Way, dengan speed, smart, and solid (3S)," kata Menpar Arief Yahya. "Jadi, mereka harus disiapkan sejak dini."
(rls/mfn)