POLITIK
Bendara Golkar (harlam/dok)
16/12/2014 17:45:41
6331

Golkar Lampung Tunggu Perkembangan

Harianlampung.com - DPD I Partai Golkar Lampung hingga kini masih menunggu instruksi pusat terkait keputusan pemerintah melalui Kementerian Hukum dan HAM yang mengembalikan penyelesaian konflik internal partai ke tubuh partai itu sendiri.

Kendati demikian, pengurus di daerah ini yakin kubu Aburizal Bakrie merupakan pengurus yang sah sesuai peraturan yang berlaku maupun aturan internal partai. Mereka juga yakin berada di pihak yang benar dengan dukungannya kepada Aburizal Bakrie.

"Kita tunggu dulu apa instruksi pusat, yang pasti sampai saat ini kami yakin berada di jalur yang benar. Kami sudah ikuti aturan yang berlaku. Lambat laun bakal terbukti optimisme daerah ini benar," kata Wakil Ketua DPD I Partai Golkar Lampung, Ali Imron, di Bandarlampung, Selasa (16/12).

Ketua DPD Golkar Lampung Alzier Dianis Thabranie saat Munas di Bali menjadi salah satu anggota tim formatur. Alzier juga pernah mengatakan, pihaknya mendukung kepengurusan Aburizal Bakrie.

Di tempat terpisah, kubu Aburizal Bakrie memilih menyelesaikan persoalan kisruh internal melalui pengadilan. Ketua Umum Golkar hasil Munas Bali, Aburizal Bakrie juga tak menjadikan opsi Munas gabungan untuk menyelesaikan konflik partai beringin.

"Munas gabungan itu terlalu jauh, masih ada mahkamah partai dan pengadilan," kata Aburizal, Selasa (16/12).

Ical menilai, keputusan Menkum HAM bertujuan agar Golkar menyelesaikan masalah secara internal. Penyelesaian secara internal, kata dia, yaitu lewat mahkamah partai. Dia sebenarnya berharap pemerintah mengesahkan hasil munas di Bali.

Ical memerintahkan jajarannya berdiskusi dengan kubu Agung Laksono untuk mencari penyelesaian. Selain itu, mereka juga bersiap menyelesaikan masalah di Mahkamah Partai dan pengadilan. Aburizal menegaskan Mahkamah Partai yang sah adalah yang dipimpin Muladi.

Sedangkan Ketua Umum Partai Golkar hasil Munas Ancol, Agung Laksono, mengapresiasi pemerintah yang cepat merespons surat permohonan pengesahan struktur kepengurusan partainya.

"Besok siang, kami akan rapat lagi untuk membahas langkah selanjutnya," kata Agung, Selasa (16/12).

Agung mengaku siap jika harus menyelesaikan masalah internal melalui mekanisme Mahkamah Partai Golkar. Agung dan jajaran pengurusnya akan membentuk juru runding yang nanti akan berhadapan dengan kubu Aburizal.
(rizki/mf)