POLITIK
M.Ridho Ficardo (harlam/dok)
17/12/2014 20:31:23
1049

Gubernur Minta Upah Minimum Diselesaikan

Harianlampung.com - Pemerintah Provinsi Lampung siap memfasilitasi pembahasan Upah Minimun Kota (UMK) Bandarlampung sesuai dengan keinginan serikat buruh setempat. Diketahui, UMK Bandarlampung tahun 2015 turun sebesar Rp200 ribu dari kesepakatan awal.

Dewan Pengupahan Provinsi (DPP) Lampung telah menyetujui penurunan UMK dari Rp1,8 juta menjadi Rp1,6 juta. Hal ini membuat para buruh meradang, karena Kebutuhan Hidup Layak (KHL) warga Bandarlampung mencapai Rp1,7 juta per bulan.

Untuk itu, Gubernur Lampung M.Ridho Ficardo meminta kepada DPP Lampung segera menyelesaikan permasalahan upah minimum setiap kabupaten/kota yang ada.

Hal itu disampaikannya usai acara penyerahan  Dipa Anggaran 2015 kepada Instansi Vertikal di Balai Keratun, Rabu (17/12).  "Saya minta mereka untuk menjelaskan kepada saya dan merapatkan kembali, apakah pengambilan keputusannya sudah sesuai, ya, tidak apa-apa," kata Ridho.

Dia menyatakan, tidak bisa menetapkan secara sepihak, sebab pengaturan ketetapan UMK diatur oleh masing-masing kabupaten kota yang ada.

Gubernur mengaku, berkeinginan  angka UMK di masing-masing kabupaten/kota bisa dengan nominal tinggi dan paling tidak setara KHL. Namun demikian, lanjut gubernur, pemprov juga harus memikirkan dari sisi pengusaha yang menjadi  salah satu komponen dari tripartit.  

"Kita harapkan sih sebesar-besarnya untuk nominal UMK itu, Tapi kan masalahnya semua terkait. Pemprov juga harus memikirkan pengusaha agar balance," terangnya.

Ditanya apakah akan memberikan deadline kepada Dewan Pengupahan Provinsi untuk segera menyelesaikan hal tersebut hingga akhir Desember ini, gubernur  mengatakan hal itu sudah disampaikan.

Menurutnya, dalam beberapa hari ini pun pengurusan tersebut sudah dilakukan. "Ya pokoknya kita segerakan lah agar mereka benar-benar menyelesaikan. Kan memang masalah itu sedang di urus beberapa hari ini," tandasnya.
(bayu/mnz/mf)