POLITIK
Ilustrasi (harlam/dok)
24/12/2014 16:21:53
2367

Pemprov Hambat Pembangunan Kesehatan di Mesuji

Harianlampung.com - Pemerintah Provinsi Lampung hingga kini belum merealisasikan dana bagi hasil (DBH) pajak rokok sebesar Rp19 miliar tahun 2014 dan 2015 ke Kabupaten Mesuji. Akibatnya, pelaksanaan program pembangunan, khususnya bidang  kesehatan di daerah itu terhambat.

Kepala Dinas Kesehatan Mesuji Budiman Nainggolan mengatakan, tahun 2014, DBH pajak  rokok provinsi yang harus direalisasikan ke Pemkab Mesuji sebesar Rp8,9 miliar dan tahun 2015 sebesar Rp10,8 miliar.

"Hingga kini pemprov belum merealisasikan dana bagi hasil pajak rokok sebesar itu. Kita berharap DPRD Lampung dapat menyampaikan sekaligus membatu merealisasikan dana  bagi hasil ini," kata Budiman dihadapan tim reses  DPRD Lampung,  Rabu (24/12).

Menurut Budiman, DBH rokok jika direalisakan cukup untuk membiaya pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah Mesuji. "Kita berkewajiban meningkatkan mutu sekaligus sarana dan prasarana pelayanan kesehatan pada masyarakat. Ironisnya hingga saat ini, Mesuji belum memiliki rumah sakit umum," ungkapnya.

Sementara  Asisten I Pemkab Mesuji Beddi meminta, DPRD Provisni Lampung lebih memperhatikan alokasi anggaran pembangunan tahun 2015  untuk kabupaten setempat sesuai dengan program yang telah disusun.

Selain itu juga disampaikan masalah penetapan tapal batas kabupaten. "Kami berharap, sebelum menetapkan tapal bata, Pemprov dan DPRD Lampung lebih dulu mengkaji dari sisi geografis dan histroris wilayah. Saat ini ada beberapa desa yang masyarakatnya asli Mesuji, namun  wilayahnya justru masuk Kabupaten Tulangbawang," terangnya.
(riz/mnz/mf)