POLITIK
Mayjen Andika Perkasa
21/10/2014 08:37:40
14557

Jadi Danpaspamres, Menantu Hendropriyono Naik Pangkat

Harianlampung.com - Panglima TNI Jenderal Moeldoko didampingi Kasad Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, Kasal Laksamana TNI Marsetio, Kasau Marsekal TNI IB. Putu Dunia, menerima Pelaporan Korps Kenaikan Pangkat 18 Perwira Tinggi (Pati) TNI di Wisma A. Yani, Jakarta Pusat, Senin (20/10).

Dari 18 Pati TNI yang naik pangkat, 11 Pati dari TNI AD. Di antaranya Mayjen I Made Sukadana, (TA. Pengkaji Bid. Kewaspadaan Nasional Lemhannas RI), Mayjen Purwadi Mukson, (Wadan Kodiklat TNI AD), dan Mayjen Andika Perkasa, (Danpaspampres).

Andika, menantu mantan kepala Badan Intelijen Negara (BIN) AM Hendropriyono, sebelumnya  menjabat Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Dispenad).

Sedang dari TNI AL sebanyak enam orang, di antaranya Mayjen (Mar) Guntur Irianto Ciptolelono (Gubernur AAL), Laksma Rosehan Chaidir (TA. Pengkaji Madya Bid. Ideologi Lemhannas RI), dan Laksma Sulantari, (Karumkital dr. RML Diskesal). Satu lagi dari TNI AU, yaitu Marsma Djoko Parijanto, (Pati Sahli KSAU Bid. Kersalem).

Dalam siaran pres Puspen TNI, Selasa (21/10), disebutkan kenaikan pangkat tersebut berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 67 dan 68/TNI/Tahun 2014 tanggal 15 dan 17 Oktober 2014 dan Surat Perintah Panglima TNI Nomor Sprin 2663 dan 2683/X/2014 tanggal 16 dan 18 Oktober 2014.

Dalam sambutannya Panglima TNI memberikan beberapa pesan kepada para Pati yang naik pangkat. Pertama, agar selalu mengikuti filosopinya padi.

"Padi semakin berisi semakin merunduk, itu ada maknanya agar kita tidak hanya melihat ke atas tetapi kita juga perlu melihat ke bawah karena di bawah masih banyak anak buah kita yang susah dan merasakan apa yang dirasakannya," kata Panglima.

Kedua, menurut Panglima, kenaikan pangkat jangan sekedar diterima tetapi diikuti dengan pertanyaan besar, setelah ini saya berbuat apa. Apa yang kita perbuat hari ini harus lebih baik dari kemarin. Ketiga, para Pati hendaknya berpikir serius dan berpikir keras untuk memikirkan kesejahteraan prajurit.

Lebih lanjut Panglima TNI mengatakan, sekarang sedang disusun Renstra Pembinaan Kesejahteraan Prajurit, yang sebelumnya difokuskan kepada Renstra Pembangunan Kekuatan TNI yang hanya berbicara Alutsista.

"Mulai sekarang ini, kita beralih sedikit berbicara tentang Renstra Pembangunan Pembinaan Kesejahteraan Prajurit. Sampai dengan 2019, berapa rumah-rumah yang kita bangun untuk prajurit, berapa rumah sakit yang bisa kita benahi," tegas Panglima,

Hadir pada acara tersebut, antara lain Kasum TNI Laksdya TNI Ade Supandi, S.E., Irjen TNI Letjen TNI Syafril Mahyudin, para Asisten Mabes TNI dan Angkatan, Kapuspen TNI serta Ibu-ibu yang tergabung dalam Dharma Pertiwi pimpinan Ibu Koes Moeldoko. 
(rel/mf/nad/)