POLITIK
09/10/2014 11:56:53
10372

SBY Anugerahkan Bintang Adipurna ke Aquino III dan Xanana

Harianlampung.com -  Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dijadwalkan akan menyematkan Bintang Adipurna kepada Presiden Filipina Benigno Simeon Aquino III dan Perdana Menteri Timor Leste Kay Rala Xanana Gusmao, Jumat (10/10). Acara itu digelar di sela-sela pelaksanaan Forum Demokrasi Bali (BDF) VII di Nusa Dua.Kepada pers, Kamis (09/10), Staf Khusus Presiden bidang Hubungan Internasional Teuku Faizasyah, mengatakan, Bintang Adipurna merupakan penghargaan tertinggi oleh pemerintah RI kepada warga negara asing. Penghargaan diberikan kepada kedua pemimpin negara sahabat tersebut, utamanya atas jasa-jasa mereka dalam memperkokoh hubungan bilateral negaranya dengan Indonesia.

Selain menerima penghargaan tersebut, kedua kepala pemerintahan itu juga akan menghadiri BDF VII yang berlangsung 10--11 Oktober.

Presiden Filipina Benigno Simeon Aquino III akan memimpin BDF VII bersama Presiden SBY.

“Kehadiran Presiden Filipina selaku co-chair BDF VII memiliki arti yang tersendiri, mengingat Filipina merupakan salah satu negara terawal di kawasan yang menerapkan sistem demokrasi, sehingga banyak hal yang kiranya dapat dipelajari bersama dari pengalaman Filipina tersebut," ujar Faizasyah.

Selain PM Timor Leste, BDF VII juga akan dihadiri oleh Sultan Brunei Darussalam Sultan Hassanal Bolkiah. BDF VII mengusung tema "Evolving Regional Democratic Architecture: The Challenges Of Political Development, Public Participation And Socio-Economic Progress In The 21st Century".

Menurut Faizasyah, tema besar yang diambil dalam BDF tahun ini yaitu "Evolving Regional Democratic Architecture" mencerminkan optimisme bersama bahwa bangunan demokrasi sejatinya terus tumbuh di kawasan Asia Pasifik, baik dalam konteks perkembangan di tataran domestik satu negara, maupun dalam lingkup organisasi-organisasi kerjasama di kawasan.

“Adapun, melalui sub-tema BDF, The Challenges of Political Development, Public Participation and Socio-Economic Progress in The 21st Century, Indonesia mengajak para peserta untuk memberikan perhatian yang lebih besar atas isu-isu pokok yang kerap dipertanyakan dan dihadapi dalam proses satu negara memajukan demokrasi," ujar dia.

BDF merupakan forum yang dirancang untuk saling bertukar pandangan dan pengalaman terbaik dalam upaya memajukan demokrasi di satu negara maupun kawasan.

BDF yang diprakarsai Presiden SBY itu merupakan acara tahunan yang telah menjadi bagian dari kalender kegiatan diskursus demokrasi di Asia Pasifik, yang melibatkan wakil-wakil pemerintah di kawasan tersebut. ((nay/pol/bln))