POLITIK
Unjuk rasa tolak kenaikan BBM. (Ist)
10/11/2014 16:39:59
5513

Mahasiswa Lampung Unjuk Rasa Tolak Kenaikan BBM

Harianlampung.com - Sejumlah mahasiwa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Pembela Asprasi Rakyat (Gempar) melakukan ujuk rasa di Tugu Adipura Bandarlampung, Senin (10/11/2014). Mereka menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Unjukrasa berlangsung sekitar pukul 10.00-12.00. Mahasiwa itu berasal dari sejumlah organisasi kemahasiswaan. Seperti Liga Manasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI).

Juga bergabung, Front Mahasiswa Nasional (FMN), Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI), BEM Universitas Lampung, BEM Umitra, BEM STAH Lampung, BEM IBI Darmajaya, BEM Politeknik Unila, dan UKMBS Universitas Bandar Lampung.

Unjuk rasa mahasiswa itu menolak rencana pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi. BBM sangatlah vital bagi kehidupan rakyat. Pemerintah harus memberi subsidi untuk menekan dan menstabilkan harga BBM agar terjangkau.

Mereka menilai tidak tepat alasan Pemerintah Jokowi-JK menaikkan BBM subsidi karena salah sasaran dan membebani APBN. Karena kebijakan itu akan membebani rakyat, membuat masyakat makin sengsara dan justu akan memperbanyak jumlah rakyat miskin.

Dalam rilisnya, mahasiswa menuntut agar dilakukan revisi terhadap UU Migas No.22/2011 dan UU Minerba No.4/2009 yang dinlai sebagai bentuk liberalisasi industri migas dari hulu hingga hilir.

Pemerintah dituntut mewujudkan kedaulatan energi seperti yang diamanatkan dalam Pasal 33 UUD 1945. Dominasi asing yang menguasai kekayaan energi nasional, seperti minyak, gas, dan batubara, harus diakhiri. Selanjutnya, kekayaan energi nasional diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan nasional.
(san/mf/nad)