POLITIK
Gubernur Lampung Ridho Ficardo panen raya di Lampung Timur.
12/11/2014 13:53:43
7697

Gubernur Sebut Petani Pahlawan Bangsa

Harianlampung.com - Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo menyebut petani merupakan pahlawan bagi bangsa. Tanpa petani, swasembada pangan tidak akan pernah bisa terwujud.

“Tidak bisa dipungkiri, peran mereka (para petani, Red) sangat berarti untuk bangsa ini. Sudah sewajarnya mereka juga disebut pahlawan,” kata Ridho, kemarin (11/11), saat panen raya di Desa Braja Fajar, Wayjepara, Lampung Timur. 

Menurut Ridho, tugas para petani saat ini adalah menjaga ketahanan pangan. Sebab, Negara manapun di dunia ini pasti sangat bergantung pada pangan.

“Kemarin kita telah memperingati hari pahlawan, tugas kita sekarang adalah mempertahankan kemerdekaan itu, maka salah satu bentuknya merupakan dengan menjaga ketahanan pangan,” ungkap Ridho.

Dalam kesempatan itu, Ridho juga menyerahkan bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) serta melakukan dialog bersama kelompok tani di Desa Braja Fajar, Way Jepara.

Menurut Ridho, pemberian bantuan alat pertanian ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah Provinsi Lampung di sektor pertanian dan upaya dalam meningkatkan kesejahteraan petani. 

“Kami sadar betul bahwa mayoritas masyarakat Lampung bekerja disektor pertanian, maka pemberian bantuan ini merupakan bentuk nyata dalam pemberdayaan petani dan untuk menjadikan sektor pertanian tulang punggung pendapatan Provinsi Lampung,” ujarnya.

Dalam acara yang digelar di tengah persawahan ini, Ridho menyerahkan bantuan kepada perwakilan beberapa kelompok tani dari 15 Kabupaten/Kota.  

Gubernur berharap dengan adanya penyerahan bantuan ini ada peningkatan mutu hasil pertanian dan dengan pengolahan yang lebih baik diharapkan petani akan memperoleh nilai tambah dari produk yang dihasilkannya.

“Dengan adanya pemberian alat ini, diharapkan pendapatan petani bertambah dan kehidupa petani bias lebih sejahtera,” ungkapnya.

Ridho juga menjanjikan kepada petani kepastian untuk mendapatkan pupuk, dengan mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) tentang pupuk. 

“Sudah menjadi rahasia umum, ketika memasuki musim tanam pupuk langka di pasaran. Padahal berdasarkan data, ketersediannya cukup untuk memenuhi kebutuhan petani,” katanya.

Atas dasar itulah, Gubernur termuda di Indonesia ingin para oknum mafia pupuk di Lampung dapat diberangus melalui pergub yang akan dirancang nanti. 

Gubernur juga meminta kepada Tim P4K (percepatan pembangunan pertanian, perikananan dan kehutanan) untuk segera merancang sistem pendistribusian pupuk yang baik agar diterapkan di Lampung.

Diketahui, Ridho menunjuk mantan Wakil Gubernur Lampung Joko Umar Said sebagai ketua Tim P4K. tim ini bertugas mencari solusi untuk mencegah adanya permainan mafia pupuk di Lampung

Acara ini juga dihadiri oleh Bupati Lampung Timur, Bupati Pringsewu, Bupati Lampung Utara, Kepala BPN Provinsi Lampung, dan ketua Tim P4K. 

Bahkan, secara simbolis Gubernur juga mencoba mengoperasikan alat mesin panen, dan memang dengan alat tersebut efisiensi waktu dan tenaga jelas berbeda dengan sistem tradisional.

Gubernur pun berjanji akan menambah alat serupa dan jenis lainnya agar lebih membantu petani. 

Tentang alih Fungsi lahan yang menjadi masalah di berbagai daerah juga Gubernur berpesan kepada para petani, agar kita tetap teguh dan mengoptimalkan bidang pertanian serta mempertahankan lahan tani. 

“Alih fungsi lahan menjadi masalah di berbagai daerah, termasuk Lampung. Saya yakin, semakin menurunnya lahan pertanian mungkin bisa diatasi dengan cara mensejahterakan petani Lampung. Ingat meski di bawah lahan kita seumpama terkandung emas, tetap pertahankan lahan tani kita, kita adalah daerah pertanian. Mari kita besarkan Lampung dengan pertanian. Sejahteranya petani adalah kesejahteraan Lampung,” pungkasnya.

Diketahui, selama tahun 2014 pemprov Lampung telah menyerahkan bantuan alat pertanian sekitar 261 unit yang tersebar di 15 kabupaten/ kota. Bantuan tersebut bersumber dari APBN dan APBD dan diperuntukkan bagi 200 kelompok tani (poktan).
(din/mf/imr)