POLITIK
:ilustrasi Kartu KIS dan KIP (harlam/dok)
04/2/2015 16:22:56
1878

Anak Panti Asuhan Diusulkan Dapat Kartu Indonesia Sehat

Harianlampung.com - Dinas Sosial Provinsi mengusulkan pemberian bantuan Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) untuk warga yang belum memiliki Nomor Induk Kependudukan. Tidak hanya itu, dua kartu "sakti" program Presiden Jokowi itu juga diusulkan untuk diberikan pada  anak-anak yang dibina di yayasan atau panti asuhan.

Kepala Dinas Sosial  Lampung Satria Alam mengatakan, jumlah warga Lampung yang diusulkan  masuk dalam Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) seperti masyarakat prasejahtera termasuk gelandangan, pengemis dan sebagainya berjumlah 11.776 orang.

Menurut dia, jumlah yang telah didata ini akan diajukan ke Kementerian Sosial, sehingga masyarakat yang masuk kategori ini tidak perlu mendaftarkan diri seperti peserta JKN mandiri."KIS ini satu program Indonesia Sejahtera. Di dalamnya ada KIS dan KIP. Pendataannya dikaji oleh satu tim, nanti mereka melihat apakah orang-orang ini layak. Data diambil dari yang dulu. Jadi untuk KIS, masyarakat jangan daftar, diam saja. Ini nanti divalidasi.  Data sudah ada, tinggal diperiksa benar atau tidak dia masuk kategori miskin,"  jelas Satria pada harianlampung.com, Rabu (4/1).

Satria menerangkan data tersebut bersumber dari 220 pengajuan lembaga (yayasan/panti), serta gelandangan yang masuk dalam survey Dinsos se Provinsi Lampung. Namun, bisa bertambah asalkan ada usulan dari lembaga. "Yayasan dan lainnya masih diberikan kesempatan sampai dengan 12 Februari 2015 untuk mengajukan usulan," terangnya .

Menurut dia, pendataan masyarakat prasejahtera ini telah dilakukan Dinas Sosial dan akan dikaji oleh Kemensos. "Datanya sudah ada, by name by addres, segera kita ajukan ke pusat," ujarnya.
(bayu/mnz/eh)