POLITIK
Kadinkes dr.Hj.Reihana, Wagub Bachtiar Basri, Asisten III Bidang Kesra Elya Muchtar pada HKN ke-
18/11/2014 09:54:15
2907

Berikan Penghargaan Tenaga Kesehatan

Harianlampung.com - Puncak Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-50, sebagai hari emas pembangunan bidang kesehatan, ditandai dengan pemberian penghargaan kepada seluruh jajaran tenaga kesehatan dari kabupaten/kota se-Lampung. 

Asisten III Bidang Kesra Elya Muchtar, mewakili Gubernur Lampung M Ridho Ficardo, mengatakan bertambahnya penduduk tentu banyak hal yang mesti dibenahi dalam peningkatan bidang pembangunan kesehatan. Karena itu, harus memperhatikan Inpres No 3 Tahun 2010 tentang program pembangunan berkeadilan yang mencakup program pro rakyat.

" Ya, pembangunan kesehatan harus mengacu pada standar pelayanan minimal yang memuat ketentuan jenis dan mutu pelayanan dasar yang wajib yang menjadi hak dan kewajiban masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan " kata Elya Muchtar,Senin (17/11).

Tantangan lainnya, menurutnya, aspek infrastruktur serta bagaimana menciptakan tata-kelola pemerintahan yang baik (good governance). Pelaksanaan otonomi juga perlu dievaluasi secara terus menerus. Keuangan dan aset daerah juga harus dikelola secara profesional. 

Menurut dia,  sektor kesehatan juga mengalami tantangan besar, transisi demografi menyebabkan transisi epidemiologis yang ditunjukkan oleh semakin tingginya kejadian penyakit degeneratif. Sementara penyakit menular belum teratasi, muncul beberapa  infeksi penyakit baru  yang menyebabkan  beban multiple dalam pembangunan kesehatan.

Visi Pembangunan Provinsi Lampung 5 tahun kedepan yaitu Lampung Maju dan Sejahtera. Untuk mencapai hal itu, diperlukan SDM yang unggul dan berkualitas, ujarnya. 

Bidang kesehatan merupakan salah satu aspek yang berkontribusi dalam peningkatan kualitas SDM/Indek Pembangunan Manusia (IPM). Berdasarkan data BPS 2013, IPM Provinsi Lampung mencapai 72,87 di bawah rata-rata nasional yang 73,81 (peringkat 21 dari 34 Provinsi). Diperlukan kerja keras dan upaya terobosan yang inovatif guna mendongkrak peningkatan IPM dimaksud, ujarnya.

"Saya menghimbau agar jajaran kesehatan benar-benar fokus, berperan aktif dalam penanggulangan masyarakat miskin. Kita ketahui bahwa jumlah penduduk miskin di Provinsi Lampung data tahun 2014 masih mencapai 14,28 %. Hal ini merupakan PR kita bersama yang harus diselesaikan secara multisektoral," tutupnya. 

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Lampung dr.Hj.Reihana mengatakan, tujuan rangkaian Peringatan HKN ke 50 Tahun 2014 adalah ulang tahun emas pembangunan kesehatan Indonesia. Sebuah usia yang cukup mapan untuk kembali mereview perjalanan pembangunan kesehatan selama setengah abad .

Menurutnya, momentum ini sebagai pengingat publik bahwa kesehatan harus bergerak dari wilayah kuratif ke arah promotif preventif. Pemerintah, kepala daerah, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan juga diajak ambil bagian dalam peringatan HKN.

Selain itu, masyarakat semakin mengerti arti penting perilaku hidup bersih dan sehat, menjaga kesehatan dengan bergaya hidup sehat, dan berhenti untuk menghisap rokok,tandasnya. 
(r6/mf/bln)