POLITIK
Mustafa (ferly/harlam)
02/3/2015 20:04:08
1761

Lamteng Kirim Pelajar Kuliah ke Korea Selatan

Harianlampung.com - Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah menargetkan perubahan pola pikir generasi muda, terutama di daerah-daerah pedalaman. Salah satu upayanya melalui pengiriman mahasiswa ke luar negeri dan pendirian Akademi Komunitas Lamteng.

Jika perubahan pola pikir ini bisa dilakukan, maka sektor ekonomi kreatif dapat ditumbuhkembangkan, pembangunan kampung dapat dipercepat dan konflik horizontal dapat ditekan.

Menurut Wakil Bupati Lampung Tengah Mustafa, Senin (2/3), harus ada perubahan besar di daerah itu dalam beberapa waktu ke depan. Perubahan dimulai dari perbaikan pola pikir di kalangan muda.

"Perubahan pola pikir di kalangan pemuda, mereka tak lagi mengedepankan kekerasan dalam menyelesaikan persoalan," kata dia.

Menurut Mustafa, pihaknya telah menjalin kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi di Korea Selatan, agar dapat mengirimkan mahasiswa ke sana. Tahun 2015 ini Pemkab Lamteng memulai pengiriman 20 lulusan SMA/SMK kuliah ke Korea Selatan. "Mereka kuliah dibiayai Pemkab Lamteng," ujar Mustafa.

Tahap selanjutnya, pengiriman mahasiswa diupayakan bisa lebih banyak. Untuk menekan biaya, pengiriman mahasiswa juga ke universitas-universitas yang ada di Lampung.

"Nanti dipetakan dari kampung mana yang diprioritaskan dikirim. Kalau bisa dari setiap kampung ada empat orang yang dikirim setiap tahun," jelasnya.

Para wakil dari setiap kampung yang dikirim untuk kuliah diharapkan bisa membangun kampungnya setelah lulus. Selain itu, yang bersangkutan juga diproyeksikan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di desanya masing-masing.

Tak hanya itu, dengan pendidikan yang lebih baik, setiap perwakilan kampung itu nantinya mampu menjadi pelopor mencari solusi persoalan-persoalan di kampungnya. Hingga tak lagi terjadi tindakan anarkis, tak lagi menjadi pelaku kejahatan dan pengguna narkoba.

"Kami berupaya mencetak agen-agen perubahan lewat jalur pendidikan. Diharapkan mereka mampu menjadi pelopor di kampungnya masing-masing," jelas dia.
(ferly/riz/eh)