POLITIK
Kebakaran di Wisma Kosgoro (harlam/dok)
11/3/2015 10:41:18
786

Hingga Maret, Terjadi 177 Kali Kebakaran di Jakarta

Harianlampung.com - Sepanjang tahun 2015 ini, hingga pekan kedua Maret, telah terjadi 177 kebakaran di wilayah DKI Jakarta. Jakarta Barat merupakan wilayah yang paling banyak catatan kasus kebakaran yakni 43 kejadian.

Berdasarkan data Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta, lebih dari 30 kebakaran terjadi di tiap wilayah. Yakni di Jakarta Pusat terjadi 30 kasus, Jakarta Barat 43 kasus, Jakarta Utara 30 kasus, Jakarta Timur 33 kasus, dan Jakarta Selatan 41 kasus. Bangunan perumahan menempati posisi tertinggi dalam obyek terbakar dengan jumlah 74 kasus hingga Maret 2015.

Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta, Subedjo, mengatakan, bangunan perumahan di Jakarta itu memang rentan terjadi kebakaran. Ambil contoh di Tanah Abang yakni kebakaran Kebon Melati, Tanah Abang. Tergolong daerah pemukiman kumuh, sulit sekali sumber air di wilayah itu.

“Sudah begitu pemukimannya padat penduduk,” ujar Subedjo kepada pers, Selasa (10/03).

Subedjo menjelaskan, selain bangunan bangunan perumahan, obyek lain yang ikut terdampak kebakaran meliputi bangunan umum dan perdagangan ada 33 kasus, bangunan industri 3 kasus, kendaraan 16 kasus, dan lain-lain ada 51 kasus. Umumnya arus pendek listrik menjadi penyebab utama kebakaran.

“Banyak kasus justru disebabkan adanya masalah listrik. Sekitar 138 kasus kebakaran karena adanya arus pendek listrik,” kata Subedjo.

Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta menaksir kerugian yang disebabkan kebakaran hingga Maret 2015 mencapai Rp53,3 miliar, dengan korban jiwa sebanyak 23 orang. "Angka tersebutbelum termasuk kerugian akibat kebakaran di Wisma Kogoro,” kata Subedjo.
(pin/eh)