POLITIK
Joko Widodo (Helmi/dok)
24/11/2014 16:46:51
12564

Jokowi Potong Anggaran Perjalanan & Rapat 2015

Harianlampung.com - Presiden Joko Widodo menginstruksikan penghematan anggaran di kementerian/lembaga. Ia meminta Kementerian Keuangan untuk memangkas dana anggaran perjalanan dinas dan rapat institusi sebanyak Rp16 triliun.

“Dipotong saja biar efisien, sehingga sisanya Rp16 triliun bisa kita bicarakan dengan gubernur untuk kerjakan program apa saja," tandas Jokowi. Presiden mengatakan, untuk tahun ini saja, dana untuk perjalanan dinas dan rapat cukup hanya dengan Rp22 triliun. Karena itu ia meyakini, tahun depan anggaran Rp25 triliun akan mencukupi.

"Anggaran dinas dan anggaran rapat untuk tahun 2015 itu besarnya mencapai Rp41 triliun. Saya perintahkan untuk potong jadi Rp25 triliun. Stop. Cukup 25 triliun," ujar Presiden dalam jumpa pers di halaman Istana Bogor, Jawa Barat, Senin, (24/11).

Presiden menegaskan itu baru satu satu dari contoh efisiensi anggaran pemerintah yang dilakukan mulai tahun depan. Ia menyatakan akan ada penghematan di sektor lainnya. Hal ini sejalan janjinya saat kampanye pilpres lalu untuk mengefisiensikan APBN 2015. 

Rapat yang kerap dilakukan instansi negara di ruang pertemuan hotel menurut Jokowi tak efisien. Menurutnya, seharusnya rapat-rapat memanfaatkan ruang rapat yang dimiliki setiap kantor instansi. Ia hanya dapat menolerir saat rapat koordinasi yang dilakukan dihadiri ratusan orang dan tak ada ruang di kantor instansi tersebut yang bisa menampung.

Selanjutnya Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Yuddy Chrisnandi akan memberlakukan larangan untuk menggelar rapat di hotel serta pembatasan perjalanan dinas. Terkait dengan pengawasan terhadap PNS, pihak kementerian akan mengaktifkan lagi semua inspektorat di semua instansi pemerintahan, termasuk Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Jika ada yang melanggar, selanjutnya akan dikenakan sanksi administratif.

(ih/ss/ftu)