POLITIK
Zulkifli Hasan (bayu/bln)
25/11/2014 10:13:09
11592

Ketua MPR Minta Lampung Tetap Kondusif

Harianlampung.com - Menjelang pemilihan kepala daerah di kabupaten/kota tahun 2015, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Zulkifli Hasan mengharapkan masyarakat Lampung bisa menjaga situasi tetap kondusif.

Untuk itu, Zulkifli mengimbau agar para elit mengesampingkan politik perbedaan dan selalu memegang teguh empat pilar kebangsaan dalam mengusung calon pada pilkada mendatang.

“Masyarakat Lampung agar mengembangkan politik kebangsaan Jangan mengembangkan perbedaan,” ujarnya usai sosialisasi empat pilar kebangsaan bersama Mahasiswa Perguruan Tinggi se Lampung, di Hotel Sheraton, Senin (24/11).

Anggota DPR dapil Lampung I ini juga mengharapkan agar partai politik bisa menjaring kandidat yang akan dicalonkan pada pilkada di 7 kabupaten/kota yang berwawasan kebangsaan, serta  pemersatu kebhinekaan.

“Calon kepala daerah itu harapan saya bisa bertarung politik kebangsaan, jangan partisan. Misalnya ada satu daerah ini tidak mendukung atau kalah, kemudian pembangunan tidak diterapkan di daerah itu,” imbuhnya.

Lanjutnya, jika ternyata Perppu tidak diakomodir oleh DPRD, ia juga berharap agar tidak ada jual beli perahu partai. Money politik atau jual beli perahu kata dia tidak mendidik masyarakat. 

“Uang perahu? Repot kita beli beli perahu, masyarakat harus memilih betul-betul kandidat yang mengayomi masyarakatnya, untuk kemajuan masyarakat lampung sendiri,” tandasnya.

Sementara ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Lampung, Alimin Abdullah sebagai anggota DPR RI dalam kesempatan ini juga berharap calon yang bertarung dalam Pilkada mendatang tidak hanya mengedepankan mencari suara. 

“Jangan hanya mencari suara, dia (calon) punya program, memajukan daerah. Kalau potensi wisata misalnya, apa yang mau dia lakukan kalau dia jadi,” ujarnya.

Dia juga berharap calon yang akan maju bisa mengungkapkan gagasan pembangunannya melalui acara-acara diskusi. “Dalam forum ini, LSM, univiversitas, media, menggelar diskusi. Jadi lama-lama partai ini kalau dia bayar perahu, partainya tidak laku. Pilih calon yang bukan ngasih duit saat pemilu, tetapi yang mampu membua Lampung kaya ke depan, calon yang mampu membuat perbaikan transportasi, infrastruktur dan kependudukan,” ujarnya.

Sedangkan anggota DPR asal Lampung lainnya, Frans Agung Mula Putra mengatakan pilkada 2015 mendatang masih menunggu keputusan Perppu Pilkada. Apakan nanti disetujui atau tidak, jika disetujui maka Pilkada akan dipilih secara langsung, jika tidak kepala daerah akan dipilih anggota DPRD.

Kendati demikian, dirinya berharap apapun keputusan yang dikeluarkan DPR RI, semua calon harus mempersiapkan diri sejak dini.

“Seharusnya calon sudah mempersiapkan diri, sejak dini calon harus melakukan komunikasi politik baik dengan partai maupun masyarakat, ini sebagai antisipasi Pilkada langsung atau via DPRD,” ujarnya.

Namun, lanjutnya, secara pribadi Frans lebih setuju jika kepala daerah dipilih oleh anggota DPRD. Sebab, cost politik yang dikeluarkan calon lebih efisien ketimbang Pilkada Langsung.

“Kalau dipilih DPRD, calon tidak perlu mengeluarkan biaya terlalu besar, calon tidak perlu biaya kampanye. Kalau dipilih DPRD kan bisa lakukan komunikasi politik saja, lobi-lobi politik ini costnya sedikit,” tandasnya. 

(cr5/mf/bln)