POLITIK
Yusak
28/11/2014 11:03:56
8619

DPRD Coret Program Kerohanian Pesawaran

Harianlampung.com - Program kegiatan wisata kerohanian yang direncanakan Pemkab Pesawaran terancam hilang. Dalam pembahasan anggaran di Komisi IV DPRD setempat, mayoritas anggota komisi mencoret penganggaran kegiatan keagamaan itu.

Alasannya, kegiatan kerohanian serupa pada tahun 2013 masih menyisakan masalah yang sampai saat ini belum terselesaikan. Selain itu, program tersebut dipertanyakan lantaran dinilai tidak tepat sasaran.

"Kami bukan tidak setuju dengan kegiaan positif ini, namun, untuk tahun ini kegiatan (wisata rohani) ditunda dan anggarannya lebih baik diarahkan ke kegiatan yang prorakyat lainnya," ujar anggota komisi IV DPRD Pesawaran Yusak, Kamis, 27 November 2014.

Menurutnya kegiatan yang menelan anggaran sekitar Rp2,8 miliar ini harus ditiadakan sebelum permasalahan program yang lalu diselesaikan terlebih dahulu. "Selesaikan masalah ini, karena program serupa tahun 2013 masih dimeja kejaksaan," tandasnya.

Setelah permasalahan wisata rohani tahun 2013 selesai, lanjut Yusak, baru kemudian Pemkab Pesawaran menganggarkan kembali kegiatan positif ini.

"Namun, yang dipilih untuk pergi Umroh ke Mekkah (Islam), ke Yerusalem (Kristen) dan ke India (Budha) harus diseleksi dengan tepat, jangan sampai camat, kepala dinas ikut pergi (wisata rohani), mereka kan mampu pergi sendiri," sindirnya.

Namun begitu, lantaran kegiatan kerohanian ini memiliki sisi positif, dan ada sedikit perbedaan pandangan antar-anggota Komisi IV, yang mengusulkan agar anggaran tersebut tidak dicoret, tapi pemkab setempat diminta lebih selektif memilih peserta. Ketua Komisi IV, Areh Sulistyo pun mengambil keputusan bahwa program kerohanian ini ditunda.

"Sementara program itu dipending dulu, dan akan diputuskan di pembahasan anggaran tingkat Banang (badan anggaran)," ujarnya.
(riz/mf/imr)