POLITIK
Ridho Ficardo & Sri Renani Panjastuti, (Bayu/harlam)
30/11/2014 20:40:19
15942

Lampung Deklarasikan Pendidikan Inklusif

Harianlampung.com - Lampung masuk dalam sepuluh provinsi yang menyelengarakan pendidikan inklusif secara nasional. Hal ini dikatakan Direktur Pembinaan PKLK Kemendiknas Sri Renani Panjastuti, di Gedung Olahraga (GOR) Saburai Bandarlampung, Ahad (30/11).

Dikatakan Sri, berdasarkan data Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas), Lampung adalah provinsi ke-10 dari 34 provinsi yang mendeklarasikan diri sanggup menyelenggarakan pendidikan bagi anak yang berkekurangan dalam bentuk fisik. 

Menurut dia, secara nasional, anak yang tidak dapat mengenyam pendidikan dikarenakan keterbelakangan mental (inklusif) mencapai 35 persen dari angka angkatan pendidikan.

“Ini dikarenakan masih minimnya wawasan orangtua untuk memberikan pendidikan kepada anak. Orang tua masih merasa malu jika anaknya yang memiliki keterbatasan fisik untuk disekolahkan. Untuk itu, Lampung sangat kita dukung, karena provinsi yang mampu melaksanakan gerakan pendidikan inklusif,” ujarnya.

Dijelaskannya, Pemerintah Indonesia memberikan jaminan sepenuhnya kepada peserta didik berkebutuhan khusus untuk memperoleh layanan pendidikan yang bermutu. Sebab, sesuai amanat Undang Undang Dasar 1945, maka anak harus mendapatkan pendidikan. Pada kenyataannya peserta didik berkebutuhan khusus masih banyak yang belum mendapatkan akses pendidikan, terutama mereka yang berdomisili di pedesaan.

Untuk itu, lanjutnya, diperlukan alternatif sistem pendidikan lain yang lebih memberikan peluang bagi perluasan dan peningkatan mutu layanan pendidikan bagi berkebutuhan khusus, dengan model pendidikan inklusif.

“Sistem ini merupakan perlu dilaksanakan tanpa mengesampingkan pendidikan yang bermutu, humanis dan demokratis. Pendidikan inklusif saat ini sudah menjadi sebuah keharusan,” tegasnya. 
(byu/mf/hl)