POLITIK
Anak-anak Register 45 (herman/POLINDONETWORK)
09/6/2015 12:35:57
1538

Anak-Anak Register 45 Putus Sekolah

Harianlampung.com - Puluhan anak yang tinggal di Register 45 Mesuji tak bisa meneruskan sekolah. Mereka pun membantu orangtuanya di kebun menjadi petani. Pemerintah melarang pendirian sekolah di kawasan hutan tersebut.

Seperti yang dialami ST (12), yang semula sekolah di Moro-moro. Ia terpaksa tak bisa meneruskan sekolah ke jenjang berikutnya karena sekolah ditutup. "Saya sekarang bantu orang tua bertani. Mungkin harapan saya meneruskan cita cita cuma mimpi," katanya kepada harianlampung.com, Selasa (9/6).

Menurut dia, jika harus sekolah ke desa lain, orangtuanya jelas tidak mampu membiayai karena jarak yang jauh sehingga perlu ongkos besar. "Bapak saya gak mampu biayai sekolah jauh, cuma kuli singkong, uangnya hanya cukup untuk makan," tutur dia.

Suharman (55), seorang wali murid di Moro-moro mengatakan, akibat larangan kegiatan belajar mengajar di wilayah ini, ratusan anak-anak putus sekolah.

"Kami hanya berharap Pemkab Mesuji dapat memberikan kebijakan agar anak-anak kami dapat mengenyam pendidikan. Kami tidak menuntut lahan kawasan Register 45, karena kami sadar itu bukan hak kami," ujarnya.
(her/riz/eh)