HUKUM
Tersangka Ramadiansyah (pin/dok)
11/1/2017 21:49:31
260

Setelah Yudianto, Giliran Ramadiansyah Direhabilitasi

Harianlampung.com - Setelah angota DPRD Pesawaran, Fraksi PAN, Yudianto, dilepas dari sel Dit Narkoba Polda Lampung untuk proses rehab di Badan Narkotik Provinsi (BNP) Provinsi Lampung. Kini menyusul Wakil Ketua DPRD Pesawaran Ramadiansyah, mengikuti proses yang sama. Sementara proses penyidikan perkara tersebut terus berjalan.

Ramadiasyah, dikeluarkan dari sel Ditresnarkoba Polda Lampung, Selasa (10/1) sekitra pukul 19.30, dijemput kuasa hukum, dan keluarganya.

Doktor (can) Nurul Hidayah SH MH, Kuasa Hukum Ramadiansyah mengatakan bahwa benar Ramadiansyah sejak malam ini, Selasa (10/1) sekitar pukul 19.30 dikeluarkan dari sel tahanan Ditnarkoba Polda Lampung. Karena yang bersangkutan akan dilakukan rehabilitasi rawat jlan atau konseler di BNNP Lampung selama 6 Minggu berturut-turut, sambil menungu proses penyidikan.

“Proses hukum jalan, rehabilitasi rawat jalan tersebut merupakan hasil pemeriksaan Tim Assessment Terpadu BNNP Lampung yang anggotanya dari Polda Lampung (Dit Narkoba), ada bapak AKBP Darman Gumay, dari Kejati Lampung bapak Agus Priambodo, dari BNNP Lampung Dr Novan Harun, dan AKBP Abdul Haris,” kata Nurul.

Direktur Reserse Narkoba Polda Lampung, Kombes Pol. Abrar Tuntalanai mengatakan, untuk proses perkara atas nama tersangka Rama dan Yudi, bahwa perkara dilanjutkan dengan pengajuan keduanya rehabilitasi dan assessment ke BNP. “Dan kini menunggu pembentukan Tim assesmen terpadu BNP,” kata Abrar, Senin (9/1).

Abrar menjelaskan meskipun tempat kejadian perkara (TKP) sama namun dalam olah TKP diperoleh bukti yang berbead. Dimana untuk tersangka Ramadiansyah ditemukan barang bukti (BB) sabu bekas pakai dan alat yang digunakan bong, serta urine positif metaphetamine alias kandungan sabu.

“Jadi kasus lanjut sidik, sedang untuk tersangka Yudi, tidak ditemukan barang bukti di TKP, hanya urine positif amphetamine atau kandungan pil ekstasi, jadi langsung rehab,” kata Abrar, yang menyatakan saat ini keduanya sedang mengajukan assement dan rehabilitasi ke BNP Lampung. “Proses assessment dan rehabilitasi sedang diajukan ke BNP,” katanya

Sebelumnya, Tim DitresNarkoba Polda Lampung menangkap tujuh orang dari kediaman, wakil ketua DPRD Pesawaran. Dalam penggerebekan tersebut, ketujuh  orang yang sedang berada dirumah tersebut, ditemukan satu alat hisap sabu-sabu (Bong), dan kliep sabu sabu.
(jun)